Pesawat Tempur T50i Golden Eagle Jatuh, Ini Kronologinya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





liputan6.com
liputan6.com

Jakarta, Jelasberita.com | Jatuhnya pesawat tempur T50i Golden Eagle dalam acara Dirgantara Adi Sucipto Air Force Open Base di Lanud Adi Sucipto sempat membuat warga setempat kaget dan panik.

Ada banyak saksi mata yang melihat detik-detik jatuhnya pesawat tempur tersebut, salah satunya adalah Puji. Warga Maredan, Sendangtirto, Berbah, Sleman ini sempat melihat pesawat tersebut terbang sangat rendah dan melintas diatap rumahnya. Banyak warga yang keluar dari rumah, karena kaget ketika mendengar suara yang sangat menggelegar. Puji juga mengaku beberapa kali pesawat tersebut sempat melayang-layang kemudian pesawat tersebut hilang ke utara dan terlihat kepulan asap.




Sementara, menurut Danlanud Adi Sucipto, Marsma Imran Baidirus mengatakan pesawat tersebut sempat melakukan atraksi atraksi diudara selama 15 menit pada ketinggian 500 feet, hingga akhirnya pesawat tersebut kehilangan kendali dan jatuh menghantam tanah di halaman timur Lanud Adi Sucipto, lalu terbakar tepat pada pukul 09.53 Wib. Tambahnya lagi posisi pesawat pada saat itu dalam keadaan laik terbang.

Kedua pilot yang mengendalikan pesawat tersebut tidak sempat menyelamatkan diri, hingga diketahui meninggal dunia bersama dengan puing-puing pesawat yang hancur lebur. Kedua pilot tersebut adalah Pilot Letnan Kolonel Marda Sarjono (Komandan Skuardon XV Madiun) dan Back Sitter Kapten Dwi Cahyadi. Dan saat ini kedua jenazah akan langsung dikebumikan di pemakaman umum di Modinan Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman.




Leave a Reply

Your email address will not be published.