Setya Novanto Tak Terima Apapun Dari MKD

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto : tempo.co
foto : tempo.co

Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan yang melaksanakan pemeriksaan terhadap status dugaan pelanggaran etik oleh ketua DPR RI Setya Novanto menghasilkan putusan yang menggantung. Putusan yang dihasilkan dari sidang MKD hanya menghentikan persidangan dan menerima pengunduran diri Ketua DPR Setya Novanto.

Meskipun mayoritas dari anggota MKD setuju bahwa Novanto dianggap melakukan pelanggaran sedang dengan sanksi pemberhentian, namun akhirnya sidang MKD malah ditutup antiklimaks, lantaran Novanto telah lebih dulu mengajukan surat pengunduran diri ke MKD saat proses pengambilan putusan terhadap dirinya oleh MKD.




“Putusan sidang ini dihentikan dan menerima pernyataan pengunduran diri ketua DPR, kemarin juga dalam rapat internal telah memutuskan untuk menghentikan jalannya sidang dan menerima keputusan pengunduran diri dari Setya Novanto,” kata Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Sufmi Dasco, Jumat (18/12) malam.

Dalam keputusan rapat pada hari Rabu 16 Desember 2015 lalu, MKD hanya menyatakan bahwa sidang kasus Novanto telah resmi ditutup. Artinya tak ada pemberian sanksi dan juga tidak ada hasil dari upaya pembuktian kasus tersebut, padahal sebelumnya ada lima lagi anggota dari MKD yang bersemangat menyatakan Novanto telah melakukan pelanggaran berat.

“Hal Itu sudah menjadi pertimbangan oleh anggota majelis, dan memang belum tahap memutuskan sanksi apapun karena ketua DPR sendiri telah mengajukan pengunduran diri. Kita tetap berpedoman pada pasal 87 ayat 1 UU MD3, tentang pimpinan DPR RI yang berhenti,sehingga saat dalam tata acara Mahkamah Kehormatan Dewan bisa kapan menghentikan sidang yang sedang berlangsung,” ujar wakil dari Gerindra itu.

“Lalu tidak ada sanksi berat maupun sedang untuk Setya Novanto. Dan tidak ada catatan apapun,” pungkas Dasco.




Namun, wakil ketua Mahkamah Kehormatan Dewan yang lain, Junimart Girsang menyatakan bahwa akan ada sanksi bagi Setya Novanto walaupun persidangan telah resmi sudah ditutup. Junimart menegaskan MKD tetap akan membuat amar putusan dari kasus ini.

“Sudah diputuskan, saya yang bikin putusannya, sekarang sedang saya koreksi,” ucap wakil dari PDIP itu.

“Nanti putusannya bisa segera diambil kok. Surat pengunduran diri Novanto adalah bagian dari putusan, karena sebelum ada surat itu sudah ada 17 anggota membacakan pendapat masing-masing dan hal itu rapat terbuka bagi umum,” tegas anggota dari komisi III DPR.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.