Untuk Sementara, Warga Diminta Untuk Tak Dekati Gunung Bromo

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: metrotvnews.com
foto: metrotvnews.com

Probolinggo, Jelasberita.com| Hingga saat ini Gunung Bromo yang berlokasi di Kabupaten Probolinggo, masih menunjukkan aktivitas vulkanik. Ditemui usai membuka Workshop Membaca dan Memahami APBD 2016 Jatim, Gubernur Jawa Timur menghimbau warga untuk tidak dulu mendekati Gunung Bromo, beliau juga mengatakan kepada warga untuk terus berhati-hati dan diminta untuk tidak panik. Pemerintah Jawa timur hingga saat ini masih terus berkoordinasi dengan Badan Penangggulangan Bencana Daerah atau BPBD, seperti dikutip dari laman Tempo.co, Kamis (17/12).

 




Gubernur Jatim, Bapak Soekarwo juga telah memastikan semua kebutuhan dan keperluan guna mengantisiipasi dampak erupsi lebih lanjut dari Gunung Bromo tersebut, seperti halnya masker, bahan makanan,maupun tenda tenda pengungsian.
Hingga saat ini, pantauan di lapangan menyebutkan bahwa asap tebal masih tampak mengepul dari puncak gunung Bromo, dengan ketinggian mencapai 1.500 meter dari atas puncak, atau 3.828 meter dari permukaan laut dan mengarah ke Barat Laut serta Utara. Pemerintah setempat saat ini masih memberlakukan Siaga Level III untuk status gunung Bromo.

 

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Probolinggo sudah menyiapkan beberapa titik evakuasi, dan menyiapkan tempat untuk mengungsi. Hal ini dilakukan guna berjaga jaga apabila terjadi peningkatan aktivitas Vulkanik pada gunung Bromo. Direncanakan untuk Probolinggo, lokasi Evakuasi berada di SD Sukapura 1.

 




Menurut Kepala BPBD Dwijoko, Badan Penanggulangan Bencana Daerah sudah berkoordinasi dengan tiga kabupaten lainnya, seperti Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, serta Kabupaten Lumajang. Akan diletakkan titik evakuasi dalam radius 20 Kilometer dari Kawah gunung Bromo. Diperkirakan masing-masing Kabupaten sudah memiliki letak evakuasinya masing-masing.

 

Ditemui di tempat terpisah, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi bencana Bromo, Ahmad Subhan mengatakan bahwa pihaknya akan mengabarkan setiap perkembangan gunung Bromo setiap enam jam sekali. “gempa tremor yang terjadi didalam kawah gunung bromo hingga saat ini terus menurun” tambahnya.

Salah satu gunung yang menjadi salah satu tempat favorit tujuan wisatawan ini kemarin sempat memuntahkan abu vulkanik hingga mencapain ketinggian 1.500 meter, dan sempat melumpuhkan aktivitas Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Malang.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.