Yulius Pemilik Akun @ypaonganan Hari Ini Dipolisikan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto : detik
foto : detik

Bareskrim Polri menahan Yulius Paonganan atau Ongen yang diduga menjadi pemilik akun Twitter @ypaonganan. Yulius diamankan tadi pagi dari lokasi di Jl Rambutan, Jakarta Selatan.

Sejumlah penyidik dari Bareskrim Subdit Cyber Crime mengantongi surat perintah dari pengadilan, Kamis (17/12). Penyidik kemudian membawa Yulius yang juga berprofesi sebagai dosen dan pimpinan redaksi sebuah majalah Maritim ini ke Bareskrim guna menjalani pemeriksaan.




Hampir setiap hari, tanda pagar yang mengaitkan komentar negatif selalu ia kicaukan melalui akun Twitter miliknya. Berdasarkan catatan dari akun pencatat tren, @TrendinaliaID menyebutkan bahwa akun @ypaonangan sebagai salah satu akun paling aktif menggunakan tagar #PapaMintaLo***

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Agus Rianto menerangkang bahwa  tersangka Yulius sudah menyesali perbuatan yang telah ia lakukan. Pemilik akun @ypaonganan sengaja menggugah sekitar 200 kicauan foto Jokowi dengan Nikita Mirzani bersamaan dengan kata-kata yang tidak menyenangkan.

Akhirnya Yulius terduga pemilik dari @ypaonganan dijerat dengan UU ITE dan juga UU Pornografi. Dua alat bukti sudah dikantongi penyidik terkait dugaan pidana penyidik.

Akun twitter @ypaonganan sendiri sudah aktif sejak Februari 2011. Follower dari Akun ini sudah berjumlah sekitar 26 ribu followers. “Maritime Power | Only GOD Can Stop Me…!!” itulah yang tertulis di bio Twitter @ypaonganan .




Kabag Penum Mabes Polri Kombes Suharsono saat dikonfirmasi menyampaikan akan melakukan pengecekan lebih dahulu. “Saya cek dahulu ya. Saya cari datanya,” tegas Suharsono.

Sementara hingga saat ini Yulius sendiri belum bisa dimintai untuk mengkonfirmasi perihal berita tersebut. Namun penangkapan Yulius dikonfirmasi melalui akun yang juga termasuk koleganya, Andi Arief @AndiArief_AA, melalui tweet, “Kini @ypaonganan dibawa ke Mabes Polri…”

Ongen diduga telah menyebarkan konten berisi pornografi dan pencemaran nama baik melalui akun twitter @ypaonganan, konten pornografi tersebut berupa tulisan hingga gambar alat kelamin dan persenggamaan.

Tersangka Yulius juga dikenakan Pasal 27 Ayat (1) jo Pasal 45 UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.