kini CEO Google turut mendukung Muslim

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: dailyherald.com




foto: dailyherald.com

Jakarta, jelasberita.com| setelah beberapa pekan lalu kita dihebohkan dengan pernyataan Donald Trump selaku bakal calon Presiden Amerika serikat, yang melarang umat muslim dunia memasuki negara paman sam tersebut. Hal ini terus menjadi buah bibir masyarakat dunia, dan terus mendapatkan pertentangan. Ada yang mendukung statement Trump ada juga yang menentang pernyataan Donald Trump tersebut. Salah satunya adalah CEO Google Sundar Pichai yang menyatakan ketidak setujuannya, seperti yang dilansir dari situs berita CNN, Senin lalu.

Hal ini dikemukannya dalam blog miliknya sendiri, Medium.com, Pichai mengatakan semua yang Trump katakan tentang pelarangan masuknya umat muslim ke As tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh Amerika Serikat.
Pichai juga menegaskan bahwa sikap “anti-muslim” yang ditunjukkan oleh Trump sangat mengecewakan. Menurut pichai, kekuatan terbesar Negara Amerika Serikat ini adalah toleransi penerimaan orang baru, dan keterbukaan pikiran. Nilai-nilai yang dianut oleh Amerika Serikat tidak boleh kalah hanya oleh rasa takut.

Pichai juga sedikit bercerita tentang dirinya yang merupakan imigran asal india, yang pindah ke AS sekitar 22 tahun yang lalu, dan kemudian sukses menjadi CEO Google, tepatnya pada Agustus silam. Ini merupakan salah satu ciri dari AS yang memberikan peluang bagi siapa saja yang datang ke Negara ini.

Dengan penuh keyakinan Pichai menulis di akhir postingannya bahwa dia sangat mendukung Umat Muslim dan kaum minoritas lainnya di Amerika Serikat, serta seluruh Dunia. Pada akhirnya jangan pernah biarkan nilai-nilai kita dikalahkan oleh rasa takut. “kita harus mendukung setiap komunitas dan minoritas di seluruh Dunia”, Ungkapnya.




Beberapa waktu yang lalu, CEO Facebook Mark Zuckenberg juga menyatakan hal yang senada dengan Pichai dan seluruh pendukung gerakan Pro muslim AS. Dia sangat tidak sependapat dengan pernyataan Trump. Mark juga menyatakan bahwa Facebook merupakan wadah terbuka bagi siapa saja, tanpa melihat dari agama ataupun dari daerah mana dia berasal. Semua akan diberlakukan sama oleh Facebook.
Dalam status facebooknya Mark menegaskan bahwa dia sangat mendukung Muslim di komunitas Facebook dan seluruh dunia. Dan sempat beberapa kali memberikan like pada status orang-orang yang menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pernyataan Trump.

Leave a Reply

Your email address will not be published.