Real Madrid Akhirnya Resmi Didepak Dari Copa Del Rey

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto : realmadrid.com
foto : realmadrid.com

Dalam ajang Copa Del Rey, Real Madrid melakukan kesalahan sehingga mereka harus berurusan dengan ranah hukum karena tuduhan yang diberikan oleh tim Cadiz.

Pasalnya Cadiz merasa dicurangi oleh Real Madrid yang dengan sengaja melakukan pelanggaran karena menurunkan pemain tidak sah dalam laga mereka. Saat itu Real Madrid berlaga melawan Cadiz lalu saat pergantian pemain, tim Los Blancos tersebut memasukkan Deniz Cheryshev.




Denis merupakan pemain yang sedang dilarang mengikuti pertandingan karena koleksi kartu kuningnya telah mencapai angka 3 saat dipinjamkan ke Villareal musim lalu. Sedangkan Real Madrid mengatakan bahwa mereka tidak tahu-menahu masalah itu sampai datang kabar bahwa Cadiz melakukan protes.

Layangan protes dilakukan oleh pihak Cadiz ketika pertandingan telah usai. Dalam pertandingan tersebut padahal Denis tampil begitu prima dan tangkas, juga mencetak gol pertama bagi Real Madrid dan akhirnya Madrid meraih kemenangan 3 – 0 atas Cadiz.

Dengan layangan protes tersebut, akhirnya Real Madrid mengajukan banding. Tujuan dilakukannya ini agar Real Madrid tidak didepak dari ajang Copa Del Rey. Ajuan banding di pertama dikirimkan pada Royal Spanish Football (RFEF) namun ujungnya ditolak.

Kemudian tim Los Blancos kembali mengirimkan banding yang kedua namun tak lagi ke pihak RFEF melainkan kepada Administrative Tribunal for Sport (TAD).namun TAD pun tidak menyetujui banding tersebut.




Dengan penolakan kedua yang dilakukan TAD maka dipstikan bahwa Real Madrid harus didiskualifikasi dari ajang Copa Del Rey.

Namun dalam ajang UEFA Champions League (UCL), Real Madrid menjadi tim yang paling diperhitungkan oleh tim lainnya dala laga Eropa ini. Dan tim ini menjadi yang paling dihindari dalam pengundian babak 16 besar, tidak ada tim yang berkeinginan untuk satu grup dengannya.

Di musim ini, tim yang dipimpim oleh Rafael Benitez menjadi tim yang paling berprestasi. Bersama Barcelona, Madrid menjadi tim yang terkuat untuk fase grup.

Dengan prestasi Madrid kali ini di fase grup UCL maka menjadi kali ketiga secara berurutan mereka mencatatkan prestasi menjadi tim tak terkalahkan dalam fase grup. Los Blancos menjadi tim yang belum pernah terkalahkan dalam fase grup sejak Oktober 2012 atau total sudah ada 21 pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.