Ini Langkah Awal Djanur Setelah Alami Kekosongan Pemain

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto : bola banget




foto : bola banget

Setelah Persib melewati berbagai masalah yang menghadang dalam dua minggu terakhir yang cukup memberikan shock therapy bagi seluruh personil dari tim Maung Bandung, kini pelatih, Djanur sapaan akrab dari pelatih Persib menyusun strategi baru.

Dengan kedatangan empat pemain baru maka dipastikan Persib Bandung akan bangun dan melewati masa sulit karena mengalami kekosongan pemain semenjak beberapa pemain mereka menyatakan tak ingin lagi memperkuat skuat tersebut.

Senin (7/12) lalu, Persib menjalani sesi kedua latihan guna menghadapi tim PSM Medan di turnamen Perisai Cup yang akan diadakan pada 26 dan 30 Desember mendatang. Keempat pemain yang datang untuk memperkuat tim Maung bandung adalah Jhon Tarkpor (Persijap Jepara), Jajang Maulana (Sriwijaya FC), serta dua eks pemain Persipasi Bandung Raya (PBR), Gavin Kwan Adsit dan Ibrahim Conteh. Tiga diantaranya memang sengaja dipanggil untuk bergabung namun Tarkpor datang bergabung atas inisiatifnya sendiri.

Pelatih Djanur akan mengadakan seleksi pada semua pemain baru yang bergabung dengan melakukan pertandingan uji coba melawan Persipasi Bandung Raya (PBR) pada Sabtu (12/12).




Selain keempat pemain tersebut, pelatih Djanur juga memasukan tiga pemain diklat Persib yaitu Gian Zola, Febri Haryadi, dan Ary Hamid.

Hari ini, Jumat (11/12) seluruh pemain Persib akan berangkat ke Kuningan guna melakukan persiapan untuk menghadapi PBR.

Sementara itu beberapa pemain tidak ikut karena masih berada di luar kota. Namun Djanur mengatakan bahwa Hariono akan ikut masuk dan berlaga bersama Persib saat melawan PBR walau ia masih berada di kota kelahirannya, dia akan menyusul langsung ke Kuningan.

Sedangkan Jupe dan Supardi belum memberikan kabar apakah mereka akan datang dan memperkuat skuat atau tidak, Djanur berharap kedua pemin itu akan turut mengikuti keputusan Hariono untuk langsung bergabung ke Kuningan.

Untuk saat ini Djanur hanay memprogramkan anak asuhannya untuk latihan sebanyak tiga kali seminggu. Namun ketika hari pertandingan semakin mendekat maka latihan akan semakin intens dan bisa saja setiap hari tanpa libur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.