Cak Imin Peringati MKD Untuk Bertindak Profesional

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto : irwanto




foto : irwanto

Jakarta, jelasberita.com – Saat ini rekaman suara mengenai percakapan antara ketua DPR RI, Setya Novanto dengan Presdir PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoedin sedang didalami oleh pihak Kejaksaan Agung. Selain rekaman suara tersebut terdapat juga rekaman CCTV dari Hotel Ritz Carlton tempat Setya Novanto melakukan pertemuan dengan Reza Chalid.

Untuk mendapatkan keterangan saksi lebih lengkap maka Kejagung melakukan pemanggilan terhadap sekretaris dari Setya Novanto pada Kamis (10/12) lalu, namun yang bersangkutan memilih tidak datang.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Arminsyah mengatakan bahwa sekretaris Novanto tidak bisa hadir dan pihak Kejagung akan melakukan pemanggilan kembali pada hari Senin (14/12) karena keterangan dari dirinya diperlukan dalam kasus ini.

Sebagai perwakilan, sang sekretaris mengirimkan pengacara yang memiliki hak kuasa dari dirinya untuk menyampaikan pesan kepada Kejagung bahwa ia akan hadir pada hari Senin.




Sementara itu langkah yang dilakukan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mengambil rekaman asli skandal ‘Minta Saham’ ke Kejaksaan Agung mendapat banyak kritikan dari berbagai pihak.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, memberikan peringatan terhadap MKD agar MKD tidak bertindak gegabah karena apa yang dilakukan MKD sekarang sedang menjadi sorotan oleh banyak pihak terutama masyarakat.

“Pokoknya MKD jangan macam-macam! Semua masyarakat memantau, jangan main-main,” ucap orang nomor satu di PKB tersebut.

Cak Imin, sapaan akrab untuk Muhaimin Iskandar, juga ikut memantau dengan apa yang dilakukan MKD menanggapi kasus Setya Novanto. Ia berharap bahwa MKD mampu bekerja secara profesional dalam menyelidiki kasus yang menjadi trending topic di Indonesia karena mengaitkan ketua DPR RI.

Cak Imin mengatakan bahwa Mahkamah Kehormatan Dewan harus bersikap netral, tidak boleh membela siapapun sehingga penyelidikan menjadi mudah dilakukan karena tidak timpang sebelah.

Sedangkan ditanya mengenai kinerja Kejaksaan Agung, Cak Imin menyatakan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan oleh Kejagung dalam mengusut skandal yang menyeret Novanto ke meja etik.

“Kita juga sudah dengar bahwa Kejagung sudah memeriksa, sudah bergerak jadi kita tunggu saja hasilnya,” ucap Cak Imin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.