Pilkada Tangsel Dipantau Pihak Asing

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





indopos.co.id
indopos.co.id

Tangerang Selatan, Jelasberita.com | Pilkada yang diadakan serentak pada hari ini, Rabu 9 Desember 2015 kini sedang berlangsung di daerah-daerah di beberapa provinsi di Indonesia. Penyelenggaraan pilkada serentak di Indonesia ini menearik simpati bagi masyarakat banyak, terutama bagi negara-negara asing.  untuk itu, saat ini ada 30 negara yang akan mengirimkan utusannya sebagai pemantau di pilkada serentak ini. Total semua ada 130 pemantau asing yang berasal dari 30 negara yang akan ikut memantau jalannya Pilkada ini. 130 pemantau ini merupakan peserta Election Visit Program For Head Of Regional Election 2015. Mereka adalah penyelenggara pemilu atau Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari luar negeri, seperti Malaysia, Thailand, Srilangka, Bangladesh, Tunisia, Palestina, Korea Selatan, dan Australia.  

Dari 269 provinsi di Indonesia yang mengikuti pilkada serentak 2015 ini, Tangerang Selatan (Tangsel) terpilih sebagai obyek percontohan penyelenggaraan pilkada serentak 2015 di Indonesia ini. Hal ini sesuai dengan keterangan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, Badrusalam.




Adapun tim pemantau dari 30 negara ini nantinya akan melihat proses pelaksanaan pilkada ini, khususnya daerah Tangsel, antara lain seperti prosesi pengambilan sumpah saat Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan memulai kegiatannya, situasi disekitar TPS, serta kegiatan-kegiatan lain di TPS tersebut.

Untuk menjaga kondisi Pilkada Tangsel ini tetap kondusif, tim pemantau ini akan dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama akan menuju kantor KPU yang berseberangan dengan SMPN 11, disana ada 5 TPS yaitu TPS 31, 32, 33, 34, 35. Setelah itu kelompok satu tersebut akan menuju TPS 7 di Kelurahan Pondok Jagung, yang diperuntukkan bagi warga Arteleri Pertahanan Udara Kaveleri. Disana juga mereka ingin melihat bahwa benar adanya TNI dan Polri tidak bisa menggunakan hak pilihnya. TPS tersebut hanya untuk para istri tentara dan para staf PNS yang bekerja di Arteleri Pertahanan Udara Kaveleri.

Selanjutnya, Kelompok kedua, akan menuju pasar Serpong. Disisni mereka akan memantau proses pemilihan di pilkada ini tidak mengganggu aktivitas ekonomi di pasar tradisional, karena tempatnya yang berdekatan dengan pasar serta mayoritas pemilih adalah pedagang. Setelah itu, mereka akan melanjutkan ke TPS 12 Kelurahan Cilenggang. TPS ini berada di Vihara Karunia Jaya. Disini mereka ingin melihat masyarakat Tionghoa yang katanya minoritas di Indonesia sangat antusias untuk mengikuti proses Pilkada ini.

Kelompok tiga akan mengunjungi TPS 24, 25 di Cluster Anggrek Loka, Graha Raya, Pondok Aren. Disini mereka melihat bazar dan hiburan yang disuguhkan kepada masyarakat agar tidak bosan dan jenuh selama Pilkada ini berlangsung.




 

Leave a Reply

Your email address will not be published.