Tata Cara Mencoblos Pada Pilkada 9 Desember 2015

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Pilkada_2015

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan, ada tiga cara untuk memilih calon kepala daerah dengan calon tunggal. Pertama, pemilih dapat mencoblos kolom setuju atau tidak setuju.




Kedua, pemilih dapat mencoblos pada garis kolom setuju atau tidak setuju tersebut. Kemudian, yang ketiga pemilih dapat mencoblos tanda gambar calon kepala daerah.

“Untuk menentukan suara sah pada satu pasangan calon dilakukan dengan cara;

tanda coblos pada kolom setuju, tanda coblos pada kolom tidak setuju, sah untuk suara tidak setuju, tanda coblos pas garis pada kolom setuju, sah untuk suara setuju, tanda coblos pas garis pada kolom tidak setuju, sah untuk suara tidak setuju, tanda coblos pada kolom photo dan kolom tidak setuju, sah untuk suara tidak setuju,” papar Komisioner KPU, Ida Budhiati, di Jakarta, Selasa (3/11).

Ida juga mengimbau agar Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mencermati surat suara  untuk menentukan sah dan tidaknya. Sebab, pemahaman yang minim dapat berujung pada kesalahan fatal.




“Misalnya, karena keadaan pemilih yang tidak membuka lebar-lebar surat suara sehingga pemilih tersebut mencoblos hingga tembus ke halaman belakang surat suara dan dinyatakan tidak sah oleh petugas KPPS, padahal surat suara tersebut sah,” jelas dia.

Ida menambahkan, dalam proses penghitungan suara dengan satu pasangan calon (paslon) dilaksanakan bersamaan dengan pemungutan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan/atau walikota dan wakil walikota secara serentak.

“Kecuali terjadi penundaan yang jadwal, tahapan dan programnya melewati hari dan tanggal pemungutan suara secara serentak, proses penghitungan suara dengan satu paslon dilaksanakan bersama dengan proses pemilihan gubernur, bupati dan walikota di daerah lainnya,” terangnya.

Begini tata cara mencoblos yang benar

  1. Pastikan dahulu Anda mendapat undangan resmi dari pelaksana pemilu dan nama Anda sudah terdaftar sah sebagai pemilih.
  2. Datang ke Tempat Pemungutan Suara sesuai tempat dan jadwal.
  3. Setelah mendapatkan Kertas Suara, masuk ke bilik suara dan Lakukan pencoblosan tepat pada kotak bergambar sesuai nomor dari pasangan calon walikota dan wakil walikota pilihan Anda. Tidak dibenarkan apabila mencoblos diluar dari kotak bergambar pada surat suara. Gunakan hak suara Anda, jangan tidak mencoblos atau malah mencoblos semua pasangan calon walikota dan wakil walikota pada surat suara karena dianggap batal (tidak sah). Mencoblos diluar kotak bergambar pasangan pada surat suara juga dianggap tidak sah.

Berikut Ketentuan Suara yang Sah dan Tidak Sah

SAH : Mencoblos Pada Nomor Urut

SAH : Mencoblos Pada Gambar Pasangan

SAH : Mencoblos Pada Nama Pasangan

SAH : Dua Coblosan Dalam Salah Satu Kotak Bergambar Pasangan

TIDAK SAH : Mencoblos Dua Pasangan Sekaligus

TIDAK SAH : Mencoblos Diantara Dua Kotak Gambar Pasangan

TIDAK SAH : Mencoblos Diluar Kotak Gambar Pasangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.