Metromini Pencabut Nyawa di Muara Angke

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





cdn.indonews.net
cdn.indonews.net

Jakarta, Jelasbrita.com | Pada Minggu (06/12/2015) pagi sekitar pukul 08.30 terjadi tabrakan maut antara metromini dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di perlitasan kereta Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat. Peristiwa maut ini telah menimbulkan banyak korban jiwa, baik yang luka-luka maupun korban tewas. Menurut informasi terakhir, korban semua berasal dari metromini tersebut, diantarnya 18 korban tewas, dan 6 korban luka berat.

Menurut saksi, kejadian ini diketahui akibat bus metromini yang menerobos masuk pintu palang kereta yang saat itu sudah menutup 3/4 lintasan kereta. Namun, sebuah bus metromini yang diketahui memiliki trayek ke arah Kalideres tidak mengindahkannya dengan menerobos dari celah-celah pintu palang kereta. Beberapa saksi sempat meneriakin spoir metromini tersebut, namun si sopir tidak menghiraukannya. Dan akhirnya, metromini tersebut pun langsung ditabrak oleh kereta komuniter ini tepat dibagian tengah metromini. Metromini tersebet terseret hingga 300 m, dan banyak korban-korban yang berserakan dijalan, yang diketahu pada saat itu banyak korban yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa.




Evakuasi bangkai metromini serta korban yang masih tersangkut di bagian metromini berlangsung cukup dramatis karena bangkai bus yang masih tersangkut di bawah kereta, sehingga polsi pun sempat memerintahkan untuk memundurkan lagi kereta, agar proses evekuasi bisa dilakukan tim SAR.

Awalnya diketahui jumlah korban tewas dalam kecelakaan maut ini berjumlah 13 orang, namun banyaknya jumlah korban yang kritis yang dilarikan ke RS Sumber Waras, RS Atmajaya, dan RSCM, menambah 5 lagi daftaer korban tewas,sehingga saat ini bertambah menjadi 18 orang, berikut nama-nama korban tewas yang berhasil dididentifikasi.

  1. Sudikman (21), laki-laki, alamat belum diketahui.
  2. Wahyu (46), laki-laki, Kompleks Duri RT 05 RW 14 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
  3. Sarikah Binti Salman (36), perempuan, alamat Kampung Taman Barang RT 09 Rw Sidangsari, Pabuaran.
  4. Rani Rusmiati (22) binti Sahroni, perempuan, Kompleks Penggilingan RT 03 RW 05 Pandeglang Banten.
  5. Melisa Dewi (25), perempuan, Desa Banjar Baru RT 01 RW 05, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah.
  6. Suryana (14), laki-laki, alamat belum diketahui.
  7. Tujimin Bin Sadikun (39), laki-laki, Gang Balok IV, RT 04 RW 04 Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat.
  8. Sajan (55), laki-laki, Kedung Bulu RT 05 RW 05 Kecamatan Tambakreja, Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah.
  9. Oeng Lwe Hoa (60), perempuan, Karendang RT 03 RW 05 Nomor 28, Jembatan Lima Jakarta Barat.
  10. Agus M. Irfan Bin Lin Tajudin (37), laki-laki, Kampung Darawati, Cipatujah, Tasikmalaya, Jawa Barat.
  11. Asmadi Bin Hasim (34), laki-laki, Ling Wage, Kuningan, Jawa Barat.
  12. Adi Saputra, laki-laki, umur dan alamat belum diketahui.
  13. Sohibi Bin Kasno (21), laki-laki, Srengseng Pagar Barang, Tegtal, Jawa Tengah.
  14. Satijo Bin Aburohim (53), laki-laki, Kaligendeng, Jawa Tengah.
  15. Ahmad Hador (37), laki-laki, Tiwulando, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
  16. Andi Bin Ajat (32), laki-laki, Warung Kiara, Bogor.

Sedangkan 2 korban tewas lagi belum teridentifikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.