Polisi Gadungan Diamankan Di Perbaungan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





hariansib.com
hariansib.com

Perbaungan, Jelasberita.com | Polisi gadungan yang berinisial NY ini akhirnya tidak dapat mengelak lagi dari pengamanan polisi terhadapnya.

Menurut keterangan Polsek Perbaungan, terungkapnya aksi penipuan ini ketika NY sedang berdebat dengan seorang leasing disebuah SPBU Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan Sergai dengan berseragam lengkap dinas Propam Poldasu. Mereka berdebat karena pihak leasing bermaksud menarik mobil Nissan Grand Livina yang pada saat itu dikendarai polisi gadungan ini.




Saat itu, NY mengaku telah mengover kredit mobil dari Y warga Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, Sergai sebesar Rp 25 juta ,dan telah mencicil Rp 10 juta ke pihak Showroom.

Ketika terjadi perdebatan diantara mereka, saat itu pula melintas Kanit Provos Polsek Perbaungan Aiptu H. Damanik dan Kanit Intelkam Aiptu Fery G. Lubis. Melihat itu, mereka pun dimintai keterangan mengenai awal permasalahannya. Setelah mendengar kronologisnya, kemudian mereka pun diminta untuk menyelesaikan permasalahan tersebut di Mapolsek. Ketika berada di Mapolsek inilah, Polisi mulai curiga atas keterangan NY yang berbelit-belit. Setelah diteliusuri lebih dalam, barulah NY mengaku kalau dia bukanlah anggota Polri.

Mendengar itu, Polsek Perbaungan pun langsung menghubungi Propam Polres Sergai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari polisi gadungan ini, berupa seragam Provos, senjata air softgun berjenis Revolver, 5 butir peluru air softgun, 6 butir peluru tajam, KTA Polri palsu atas nama NY, dua KTA Dirnarkoba Poldasu dan satu KTA Reskrim Poldasu, serta satu unit mobil Nissan Grand Livina.

NY mengaku mendapatkan seragam lengkap polisi dengan menempa seharga Rp 500 ribu sekitar 6 bulan lalu. Sedangkan Pistol Air softgun Ia beli seharga Rp 2,8 juta dari media sosial berikut 5 peluru, dan 6 peluru tajam ia dapat ketika bekerja sebagai PHL di Polsek Bagan Asahan 3,5 tahun yang lalu.




Menurutnya juga ia menggunakan seragam Polri bukan untuk melakukan penipuan, tetapi hanya untuk memudahkan profesinya sebagai debtcollector eksternal dibeberapa perusahaan leasing sepeda motor di Deli Serdang dan Medan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.