Pembunuhan Sadis Pengusaha di Medan Berujung Ancaman Hukuman Mati

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  






waspada.co.id

Medan, Jelasberita.com | Ketiga tersangka pembunuhan kepada pengusaha, M Mochtar Yakob dan istrinya,beserta satu orang cucunya Andika, di Jl. Sei Padang, Kecamatan Selayang,Medan, yakni Rori Rahman alias Rori (23), Triyono Yoga alias Yoga (22), dan Nanang Panji Santoso alias Lanang tampaknya harus pasrah menghadapi nasib mereka yang terancam hukuman mati. Mereka bertiga dikenakan pasal yang berlapis. Pertama, pasal 340, tentang pembunuhan berencana, kemudian pasal 338 KUHP Jo pasal 365 ayat (3). Hal ini sesuai dengan keterangan Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono , yang ditemui saat menggelar rekonstruksi pembunuhan bersama Jaksa Penuntut Umum di Jl. Sei Padang, Kecamatan Selayang, Medan.

Diketahui, dalam rekonstruksi yang terjadi pada kamis (03/12/2015) lalu, ada sekitar 30 adegan myang diperagakan. Peragaan tersebut dimulai dari saat para tersangka masuk kerumah hingga saat ketiganya membunuh ketiga korban.




Sebelum memasuki rumah korban, sebelumnya para tersangka sudah membekali diri mereka dengan pisau. Adegan yang berlangsung dimulai ketika ketiga korban masuk kerumah korban dengan cara mengetuk pintu sambil berpura-pura meminta kayu bakar.

Setelah berhasil masuk, selanjutnya tersangka Yoga mengikuti korban, Nurhayati (istri) kehalaman belakang, kemudian Rori yang merupakan otak pelaku, dan anak dari asisten rumah tangga  langsung membantai Mochtar yakob, lalu segera menghabisi Nurhayati, dan kemudian cucunya, Andika dengan cara menggorok leher korban. Lalu mereka bertiga menggasak handphone, perhiasan dan uang korban.

Saat itu, para korban yang diketahui sudah tidak bernyawa dan dengan kondisi yang mengenaskan, ditemukan pertama kali oleh putri korban pada Hari Jumat (23/10/2015).

Sementara itu, pihak Kejaksaan yang ditemui usai rekonstruksi menolak memberikan keterangan terkait ancaman hukamn mati kepada para tersangka. Hal ini dikarenakan, berkas para tersangka belum diterima oleh JPU Kejari Medan.




Leave a Reply

Your email address will not be published.