Tembak Jatuh Pesawat Rusia, Konflik Turki dan Rusia Semakin Memanas

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





eramuslim.com
eramuslim.com

Ankara, Jelasberita.com | Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Mevlut Cavusoglu mengucapkan belasungkawa kepada Pemerintah Rusia atas kematian seorang pilot Rusia yang pada pekan lalu pesawat militernya ditembak jatuh oleh jet tempur Turki.

Hal ini Ia sampaikan melalui media, setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavlrov di Beogard, Serbia. Pertemuan tersebut merupakan kontak tingkat tinggi pertama antara kedua negara sejak insiden penembakan pesawat Rusia di perbatasan Suriah pada 24 November lalu.




Seperti diketahui, saat itu pesawat militer Rusia SU 24 ditembak hingga jatuh oleh jet tempur Turki F 16 disekitar perbatasan Suriah. Saat itu, kedua pilot pesawat Rusia melompat keluar dari pesawat, namun salah satunya tewas setelah terjun dengan parasutnya, sedangkan pilot kedua berhasil diselamatkan oleh pasukan Rusia dan Suriah.

Mengenai pertemuan antara Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dan Menlu Rusia Sergei Lavrov, Menlu Turki memuji pertemuan yang dilakukan kedua negara tersebut ,meskipun belum ada, karena menurutnya kedua negara tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan ketegangan. Namun sampai saat ini, masih belum ada terobosan untuk mengakhiri ketegangan antara kedua negara tersebut.

Namun, ditempat berbeda, melalui siaran tv nasional Rusia , Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan hal yang berbeda pada pidato Kremlin kemarin. Perang Rusia terhadap “teroris” menjadi topik utama dalam pidato tersebut.

Lewat pidato tersebut dia menyerang pemimpin Turki dan memperingatkan bahwa mereka akan menyesal atas insiden yang terjadi itu. “Jika orang-orang berpikir reaksi Rusia kepada Turki hanya sebatas pada sanksi perdagangan saja, mereka salah besar. Kami akan mengingatkan kembali atas apa yang telah mereka lakukan, mereka akan meyesalinya.”ujar Putin.




Leave a Reply

Your email address will not be published.