Pelaku Penembakan California Merupakan Kelompok Radikal

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





cnnindonesia.com
cnnindonesia.com

California, Jelasberita.com | Pelaku Penembakan California yang berhasil dilumpuhkan Polisi AS adalah pasangan suami istri yang bernama, Syed Rizwan Farook dan Tashfeen Malik. Keduanya dicurigai sebagai salah satu kelompok radikal. Pernyataan ini disampaikan Aparat setempat karena pasangan ini memiliki hubungan dengan beberapa orang di jaringan teroris internasional yang sedang diselidiki FBI. Selain itu, hal ini juga disimpulkan dari peran serta pelaku pada serangan yang terjadi ditengah pesta liburan di Departemen Kesehatan San Bernadino Couty dulu, yang merupakan tempat Farook Bekerja.

Tapi, Presiden AS, Barrack Obama menuturkan bahwa motif serangan pelaku ditempatnya bekerja bukan menjadi satu-satunya alasan utama, masih banyak lagi kemungkinan-kemungkinan lainnya.




Dua Pejabat Pemerintah AS mengatakan beberapa minggu ditahun 2013 , Farook berangkat ke Mekah untuk melaksanakan Ibadah Haji, selama diperjalanan ia bertemu dengan Malik warga Pakistan yang kemudian menjadi tunangannya. Lalu Malik ikut bersama Farook ke AS dengan memakai visa tunangan dan kemudian menjadi warga negara AS. Bahkan, Farook dan Malik sempat masuk dalam daftar FBI sebagai kelompok orang yang menganut paham radikal. Namun , diketahui keduanya belum pernah berurusan dengan polisi hingga peristiwa yang menewaskan kedua pasangan ini.

Belakangan diketahui Farook telah berkomunikasi melalui telepon dan akun sosial medianya dengan beberapa orang yang sedang diselidiki dan dicurigai sebagai teroris. Otoritas Pemerintah AS juga mengatakan bahwa, Pria 28 tahun tersebut memiliki komunikasi luar negeri dan asosiasi. Namun, secara pasti masih belum diketahui apa maksud penembakan yang dilakukan pasangan ini di San Bernadino.

“Masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa aksi pasangan muda ini sebagai aksi terorisme. Tapi kita tidak bisa mengesampingkan informasi apapun itu, yang pasti ada misi ini. Kami tahu itu, tapi kita tidak tahu.”ujar Asisten Direktur FBI, David Bowdich di Los Angeles.

 




Leave a Reply

Your email address will not be published.