2 Pelaku Penembakan di California Telah Dilumpuhkan Polisi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




california

Aksi terorisme terjadi di California pad Rabu (2/12). Setelah kasus terorisme baru saja menimpa Paris, Perancis yang menyebabkan ratusan orang tewas dan luka-luka akibat penembakan dan pengeboman yang membabi buta, kini California menjadi target selanjutnya.




Dalam laporan terakhir, setidaknya ada 14 orang tewas dalam aksi penembakan yang terjadi San Bernardino. Kepolisisan setempat telah menyelidiki TKP dan tiga orang telah diduga menjadi pelaku di balik aksi keji ini.

Seorang saksi dalam peristiwa tersebut menceritakan kronologi kejadian penembakan pada kepolisian setempat.

Dia melihat para pelaku menggunakan senjata laras panjang jenis AK-47. Dengan senjata itulah mereka melepaskan tembakan brutal. Setelah menembak mereka langsung masuk ke dalam mobil SUV hitan dan langsung pergi.

Lantas polisi berhasil memburu para pelaku. Baku tembak pun terjadi antara pelaku dan polisi. Dalam baku tembak yang terjadi di kota San Bernardino, California, polisi juga berhasil membunuh dua orang pelaku bersenjata lengkap yang mnjadi dalang di balik perisitwa tersebut.




Kedua orang tersebut memiliki senjata senapan serbu dan pistol. Mereka juga mengenakan pakaian ala pertempuran ketika mereka melancarkan aksinya.

Polisi masih menyelidiki apakah kelompok ini memiliki keterlibatan dengan pelaku teror di Paris maupun keterlibatan dalam jaringan terorisme ISIS.

Badan investigasi federal atau FBImasih berupaya semaksimal mungkin untuk menyelidiki kasus ini. Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan ada pelaku lainnya, karena pihak kepolisian hanya membekuk 2 orang pelaku sementara saksi melihat ada 3 pelaku yang melakukan penyerangan.

Sebelumnya sebanyak 3 orang bersenjata melepaskan tembakan secara brutal di pusat kawasan bagi penyandang cacat di San Benardino, California pada Rabu (2/12) waktu setempat.

Mereka dilaporkan melarikan diri dalam mobil SUV gelap sesaat setelah melepaskan tembakan brutal tersebut.  Mereka melepaskan tembakan di San Bernadino, California pada Rabu pagi waktu setempat di dalam sebuah auditorium di Inland Regional Center, yang berjarak sekitar satu jam dari Los Angeles.

Ada ratusan karyawan yang bekerja di dalam gedung tersebut dengan para penyandang cacat yang tengah direhabilitasi. Penembak dipersenjatai dengan senjata laras panjang dan datang dalam kondisi siap melakukan aksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.