3 Orang Bersenjata Lakukan Penembakan di California

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Terjadi penembakan di California.
Terjadi penembakan di California.

Sebanyak 3 orang bersenjata melepaskan tembakan secara brutal di pusat kawasan bagi penyandang cacat di San Benardino, California pada Rabu (2/12) waktu setempat. Kini polisi setempat telah memburu para pelaku.

Para penembak tersebut dilaporkan melarikan diri dalam mobil SUV gelap setelah melepaskan tembakan brutal tersebut. Ada ratusan karyawan yang bekerja di dalam gedung tersebut dengan para penyandang cacat yang tengah direhabilitasi.




“Penembak dipersenjatai dengan senjata laras panjang dan datang dalam kondisi siap melakukan apa yang hendak mereka lakukan,” kata Kepala Polisi San Bernardino, Jarrod Burguan, Rabu (2/12/2015).

“Staf kami dengan sabar menunggu dievakuasi ke tempat lain yang lebih aman. Ini adalah kejadian yang menimbulkan trauma mendalam bagi kami,” kata Direktur Eksekutif Pusat Layanan Sosial Bagi Penyandang Cacat, Lavinia Johnson seperti dilansir CNN, Kamis (3/12/2015).

Para keluarga karyawan panik begitu mendengar kabar penembakan tersebut. Dengan penuh ketakutan, para keluarga mencoba mencari tahu kondisi orang yang mereka sayangi.

“Selama sejam saya merasa begitu tegang hingga akhirnya bertemu putri saya dalam kondisi baik-baik saja,” kata Olivia Navarro (63).




“Dia sangat ketakutan saat saya berbicara dengannya, tapi dia terlihat kalem,” imbuhnya.

Sementara itu polisi saat ini tengah memeriksa seluruh ruangan di kawasan tersebut. Mereka meneliti dengan detil setiap ruangan dan bungkusan yang ada, yang mungkin ditinggalkan oleh 3 orang pelaku penembakan brutal tersebut.

Menurut keterangan dari Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia & Bantuan Hukum Indonesia (PWNI & BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Lalu M Iqbal, sejauh ini tidak ada WNI jadi korban.

“Terkait peristiwa penembakan massal di San Bernardino tadi malam, KJRI LA (Los Angeles) memberikan info bahwa sejauh ini tidak ada korban WNI,” kata Direktur PWNI & BHI Kemlu Lalu M Iqbal dalam pesan singkatnya, Kamis (3/12/2015).

“Baik yang tewas maupun luka. Namun demikian, Konjen RI Bapak Umar Hadi dan timnya terus memantau perkembangan situasi,” lanjutnya.

KJRI Los Angeles juga terus berkoordinasi dengan aparat setempat terkait penembakan brutal ini. Penembakan ini dilakukan pagi hari waktu setempat di dalam sebuah auditorium di Inland Regional Center, yang berjarak sekitar satu jam dari Los Angeles.

Leave a Reply

Your email address will not be published.