2 Anak Menjadi Korban Tabrakan Maut Toyota Innova

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi-tabrakan
Ilustrasi tabrakan

Senin siang (1/12) lalu ada terjadi tabrakan maut yang menewaskan seorang bocah perempuan bernama Raisya Arfiani (4) warga Jl Pukat I/Jl Mandailing, Lingkungan XIII, Bantan Timur, kini kasus tabrakan ini sudah ditangani oleh pihak Polsekta Percut Seituan.

Menurut keterangan saksi mata, awalnya korban tengah bermain bersama dua sepupunya yang lain masing-masing Jeri Fredian Pranata (6) dan M Dimas Alsafar (5).




Mengetahui ketiga bocah itu ditabrak, Dedi yang kebetulan membawa becak motor (betor) langsung berhenti. Ia kemudian memalangkan betornya di depan mobil Kijang Inova BK 1899 UB.

Dua korban lainnya masing-masing Jeri dan Dimas ada di bawah kolong mobil. Saat itu, Jeri berusaha keluar dari kolong mobil.

“Posisinya cukup tragis bang. Si Raisya ini sudah meregang nyawa saat kejadian,” kata Dedi.

Sementara pelaku penabrakan, Linda (52), warga Jl TB Simatupang, Sunggal yang menabrak bocah berusia 4 tahun bernama Raisya Arfiani kini ditahan di Pos Satuan lalu lintas Percut Seituan dan sedang menjalani pemeriksaan.




Kepala Unit Lalu Lintas Polsekta Percut Seituan, Ajun Komisaris M Suprihanto P mengatakan, pengendara mobil bisa dijerat pasal 130 KUHP, di mana pelaku lalai dalam berkendara sehingga menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Untuk kendaraan Toyota Innova BK 1899 UB milik Linda, saat ini turut diamankan di Pos Satlantas Percut Seituan.

Salah seorang kerabat korban yang bekerja sebagai penarik becak motor (betor) ini mengatakan, polisi harus memproses kasus ini hingga kepengadilan. Bahkan, pihak keluarga meminta polisi agar tidak melepaskan Linda.

“Jangan sampai dilepaslah yang nabrak cucu saya ini. Enggak tega saya melihat jenazahnya,” kata pria berpenampilan rambut cepak tersebut.

Hal senada juga diungkapkan sejumlah warga. Kata mereka, diduga pengemudi sembrono saat memutar mobilnya di depan komplek Pukat Junction.

Kata Dedi, sejumlah warga sempat menyuruh korban untuk pulang ke rumah. Tak dinyana, tak berselang lama Raisya mendapat kejadian nahas, dilindas mobiL Toyota Innova.

Jeri sepupu korban, foto : Tribun
Jeri sepupu korban, foto : Tribun

Selain menewaskan Raisya, pengendara mobil Toyota Innovakrem BK 1899 UB bernama Linda (52) juga menyebabkan seorang bocah lainnya bernama Jeri Fredian Pranata (6) luka parah.

Jeri yang mengalami luka di bagian kepala tak bisa banyak bergerak. Ia hanya bisa berbaring sembari menahan luka yang dideritanya.

“Saat kejadian, anak saya ini ada di kolong mobil. Dia enggak sempat terlindas,” kata Maya (28), ibu Jeri, Rabu (2/12/2015) siang.

Maya mengatakan, begitu mengetahui anaknya dilindas mobil, ia pun berlari dari dalam rumah. Saat tiba di lokasi, ternyata kemanakannya bernama Raisya (4) sudah meninggal dunia.

“Sekujur tubuh anak saya ini luka-luka. Dia enggak bisa bicara. Mungkin masih trauma,” kata Maya.

Pascakejadian, sejumlah kerabat dan tetangga korban datang ke lokasi. Mereka sibuk menutupi darah yang bercecar di depan komplek Pukat Junction.

Leave a Reply

Your email address will not be published.