Jangan Lakukan Hal-Hal Sepele Ini di Hubungan Kalian

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




relationship-perspectives

Dalam membangun sebuah hubungan, kepercayaan dan penghargaan merupakan hal utama. Dua hal ini adalah landasan apakah hubungan akan awet atau tidak. Namun hal-hal sepele ini bisa berpotensi bikin hubungan dengan pasangan jadi nggak awet. Kalau bisa diminimalisir dari sekarang, nggak akan ada lagi deh cerita kondisi yang tadinya baik-baik aja tiba-tiba jadi celaka!




Quality Time dilewati dengan sibuk dengan gadget masing-masing

Entah karena alasan tugas atau pekerjaan, balesin chat atau ngecekin hp sewaktu makan bareng dengan pasangan tetap aja nggak bisa dibenarkan. Untuk pergi bersama aja kalian butuh perjuangan, masa iya rela waktu makan yang cuma sebentar juga masih disia-siakan?

Sepenting-pentingnya orang yang kamu balesin chatnya di hp-mu, tetep lebih penting lagi pasangan yang ada di dekatmu saat itu.

Melakukan hal lain sementara sedang bertelepon dengan pasangan

Hmm kalau kebiasaan yang satu ini ibaratnya kamu lagi semangat-semangatnya ngobrol sama pasanganmu, lalu dengan santainya dia menanggapimu dengan hanya bilang Oh iya, atau Hmm sambil tertunduk menatap layar ponselnya. Menurutmu kalau kamu yang dibegitukan, sakitnya di mana?

Jangan berperasangka buruk saat pasangan telat ngabarin atau tidak angkat telepon

Mungkin dia lagi ada urusan mendadak. Mungkin juga baterai hp-nya low jadi nggak bisa langsung angkat teleponmu. Yang penting jangan suudzon dulu. Ketika kamu punya 1000 alasan untuk berpikiran buruk padanya, temukan satu saja alasan untukmu bisa berpikiran baik, supaya kamu nggak semakin terpuruk. Bisa dicoba kan?




Selalu menilai selera dan penampilan pasanganmu kurang

Sekalipun kalian punya sudut pandang yang berbeda dalam selera dan penampilan, bukan berarti kamu bisa seenaknya menilai bahwa pilihanmu selalu yang paling, dan pasanganmu selalu yang kurang.

Jangan umbar hubungan melalui DP atau status di sosial media

Hari gini apa kamu satu di antara mereka yang masih sindir-sindiran lewat DP dan status ? Niatmu mau mengubah, kamunya malah dikira bocah. Ehh masalah kalian jadi tambah parah. Dari yang skalanya cuma lokal kalian berdua. Setelah koar-koar, malah jadi interlokal dan ketawan banyak orang.

Jangan berlaku posesif dengan menanyakan semua kegiatannya

Mungkin dengan selalu mengajukan pertanyaan rutin yang terkesan menginterogasi, kamu ingin menunjukkan kalau kamu perhatian. Tapi sebenarnya itu wujud dari ketidakpercayaan. Kalau terus-terusan diperlakukan seperti itu, siapa juga yang tahan?

pasangan menggunakan foto profil dengan lawan jenis kamu langsung marah

Selain memiliki relasi denganmu, pasanganmu juga pasti memiliki relasi lain dalam pergaulanya. Dengan teman, keluarga, kolega, dan sebagainya. Dalam setiap momen selain perjumpaan denganmu sebagai pasangannya, wajar dong kadang dia juga mengabadikan momen-momen berharga itu lewat foto. Wah celakanya kalau ada temannya yang lawan jenis juga ikutan mampang dalam foto itu. Apalagi kalau pasanganmu mengganti DP atau mengupload foto itu, posesifmu kumat dan kamu langsung aja marah.

Staking di sosial media

Dari mulai ngecekin moments Path-nya, Instagram, Facebook, dan medsos lainnya. Kalau ada teman lawan jenis yang nge-love atau komentar,dalam hitungan detik kamu langsung tanya , Ini siapa?

Duh lama-lama ntar pasanganmu ujung-ujungnya bisa males lho jawab pertanyaanmu dan cuma ngerespon seadanya. Yang lebih horror lagi kalau akhirnya dia memutuskan semua yang berteman di medsosnya, hanya orang-orang sesama jenisnya. Wow!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.