Text Neck Penyakit Bagi Pecandu Smartphone

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Ilustrasi beban yang ditahan leher saat menunduk.
Ilustrasi beban yang ditahan leher saat menunduk.

Sudah tahu fakta tersebut? Ya benar. Untuk yang beraktivitas dengan smartphone sepertinya harus mengurangi intensitas penggunaannya sebab, memnunduk memandangi layar smartphone maka beban otot leher kalian akan bertambah sebesar 27 kg.

Beberapa waktu lalu seorang pria bernama Adam Estes bukan Adam levine ya gaes, mendatangi dokter di New York University. Ia mengeluhkan mengalami pusing-pusing yang tak biasa seperti pada umumnya. Ia merasa seperti dipukuli oleh tongkat panas atau seperti kepala yang disetrum.




Setelah mengalami pemeriksaan selama 20 menit dokter mendiagnosa bahwa Adam menderita occipital neuralgia. penyakit apa itu? Occipital neuralgia adalah gejala nyeri di leher bagian atas, bagian belakang kepala serta bagian belakang mata.

Bahkan studi terbaru mengungkap kalau orang yang rutin menunduk ke bawah dengan sudut 60 derajat untuk menatap layar smartphone mereka, maka beban otot leher akan bertambah seberat 60 pounds atau ya sekitar 27 kg.

Sampai saat ini masih belum ada pengobatan yang tepat untuk menanggulangi occipital neuralgia. Jadi buat kalian yang rutin menunduk hanya untuk memandangi layar smartphone sebisa mungkin kurangilah aktivitas tersebut. Sebaiknya kalian mulai membiasakan untuk memandangi layar smartphone dengan posisi yang ideal.

Dr. Ken Hansraj M.D., kepala bagian bedah tulang belakang di New York Spine Surgery and Rehabilitation Medicine, mengatakan kita berada di titik awal gelombang masalah punggung dan leher yang disebabkan oleh postur yang buruk ketika menggunakan smartphone.




Menurut penelitian Hansraj, yang terbaik yang bisa dilakukan adalah melihat smartphone dengan posisi tulang punggung yang netral, yang artinya menjaga telinga di atas bahu dengan bahu yang ditarik ke belakang.

Dan juga, alih-alih menunduk, Anda juga bisa menurunkan pandangan untuk menghindari tekanan pada tulang punggung, ujarnya.

“Ini bukan latihan militer,” ujarnya. “Jangan berada di posisi tersebut dan terus-menerus dalam posisi itu. Semakin sering Anda melakukannya, semakin banyak otot terbangun dan ligamen menguat.”

Hansraj mengatakan ia seorang penggemar berat teknologi, tapi ia merekomendasikan pengguna smartphone untuk sadar akan posisi kepala mereka.

Penelitian ini dipublikasikan di National Library of Medicine dan akan tampil bulan depan di Surgical Technology International.

Leave a Reply

Your email address will not be published.