Bukti Militan Isis Mulai Ketar Ketir Digempur Dari Segala Penjuru

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Dream.co.id
Dream.co.id

Medan, Jelasberita.com | Militan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS)  seringkali bangga atas kehebatan mereka yg berhasil merebut sebagian wilayah di irak dan suriah,bahkan tidak jarang mereka melakukan tindakan-tindakan yang cukup keji kepada nyawa-nyawa yang tak berdosa. Semua sepak terjang mereka selalu dituangkan ke kesitus propaganda mereka, termasuk ke akun-akun twitter pendukung khilafah,disitu mereka sering memperlihatkan secara rutin foto-foto dan video kebahagiaan dan kebanggaan mereka. Video kekejaman mereka kepada para tahanan ,penjarahan dan perusakan benda2 prasejarah sering mereka tuangkan ke akun sosial mereka. Semua ini mereka lakukan karena mereka beranggapan bahwa kelompok mereka akan bertahan lama, namun tampaknya mereka harus menarik kembali pemahaman mereka tersebut. Kini smua berbanding terbalik, dalam tiga bulana belakangan ini Koalisi barat dan Rusia semakin gencar memberantas kelompok ini bahkan dikabarkan Prancis juga telah giat melakukan perang kepada isis. Laporan dari pejuang HAM, saksi-saksi, hingga video yang tersebar di situs seperti Liveleak dan Youtube ini menunjukkan bahwa pergerakan mereka mulai menurun. Seperti dilansir beberapa media,  pergerakan Isis untuk sekarang ini mempunyai tekanan yang dapat mengacaukan pergerakan mereka. Ini terlihat ketika terlihat dari antara kelompok ini ada yang menangis ketika tertangkap musuh, berlarian kocar kacir ketika markas mereka diserang bom dari udara,sampai tidak terlihat lagi kebanggaan mereka mengenakan seragam isis dan bersenjata lengkap di situs -situs dan akun sosial mereka. Mungkin berikut bukti jelas keberadaan kelompok isis ini sedang diambang kehancuran.

 




  1. Rendahnya semangat pejuang isis terlihat dalam 2 bulan terakhir ini,dari situs Liveleak terunggah video yang memperlihatkan pejuang isis dengan mengenakan ikat kepala sambil menangis tersedu sedu dengan menggunakan bahasa irak meminta tolong untuk dibebaskan. Dua hari yang lalu juga tak jauh beda dengan video dua bulan lalu terlihat seorang pemuda isis dengan posiai tangan terikat dibelakang dan dalam keadaan mata ditutup menangis tanpa henti selama direkam.
  2. Di bom Rusia pejuang isis tak mau mengenakan seragam dan pamer senjata. Tekanan bagi kelompk ini cukup meningkat dua bulan terakhir ini. Prancis dan Rusia yang ikut terlibat dalam serangan koalisi barat, termasuk serangan dari pasukan lokal seperti kurdi dan pasukan pembebasan suriah kabarnya memaksa pasukan isis takut keluar dengan mengenakan seragam dan bersenjata lengkap seperti yang dikatakn salah satu warga suriah di kota raqqa.
  3. Digempur Rusia, militan isis terlihat lari tunggang langgang. Serangan bom jet tempur yang dilakukan Rusia di bulan Oktober yang lalu ke markas dan logistik mereka,dari laporan terbaru mereka tinggal memiliki 34 markas saja di kota raqqa dan Mosul. Rusia menggempur 472 target bulan lalu yang lokasinya terletak di Aleppo, Idlib, Hama, Homs, dan Deir Al Zour. Kota terakhir itu adalah kilang minyak terbesar jarahan isis, dari video satelit terlihat sekali para pejuang isi lari tunggang langgang tanpa perlawanan ketika pasukan Rusia memborbardir markas mereka.
  4. Petinggi Isis perintahkan militan tinggalkan markas. Dalam percakapan petinggi Isis yang terlacak dari frekuensi radio oleh tentara Rusia bulan oktober lalu, sangat terdengar jelas dari memo pesan dari petinggi isis untuk memerintahkan kepada pasukannya untuk segera meninggalkan markas karena serangan yang kian gencar di bulan oktober itu. Hal ini tentunya sangat mengherankan,karena isis yang selama ini dikenal mempunyai basis yang kuat,terlebih mereka dikenal sangat berkuasa apabila tinggal dalam suatu wilayah.

Mungkin ini lah awal kehancuran bagi kelompok Isis ini, karena keberadaan mereka sudah dianggap sangat meresahkan dunia,dan apapun itu semua tindakan yang berbentuk kekerasan tidak akan pernah dibenarkan.

 

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published.