Paguyuban Sunda Dukung Ramadhan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Calon Wali Kota Medan No Urut 2 Ramadhan Pohan didampingi istri Asti Riefa Dwiyandani dan Wakil Ketua DPRD Medan Ikhwan Ritonga beserta rombongan dari rumah generasi Jalan HM Jhoni, menggelar kegiatan bersepeda santai di sejumlah jalan dan gang di Kecamatan Medan Denai, Minggu (29/11).

Sembari bersepeda santai menyusuri jalan dan gang sempit di sekitar Kecamatan Denai, Ramadhan juga menyempatkan diri bertegur sapa dan mendengar keluhan warga sebagai bahan pertimbangan baginya dalam memahami persoalan kota Medan.







Ramadhan Pohan (2)

Selain permintaan pembenahan infrasturktur jalan dan antisipasi banjir, warga menyampaikan keluhan terkait sulitnya pengurusan administrasi kependudukan seperti kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).

Menanggapi keluhan itu, Ramadhan mengaku, dalam progam perubahan yang dicanangkan, pasangan calon (Paslon) Wali Kota Medan No Urut 2 Drs Ramadhan Pohan MIS-DR Eddie Kusuma Panjaitan SH MH (REDI) telah mempersiapkan pembenahan infrastruktur Kota Medan.

“REDI telah mempersiapkan lelang jabatan untuk pejabat Sekda, Camat, Lurah. Selain pelayanan administrasi yang mudah dan cepat, dengan terpilihnya pejabat terbaik melalui lelang jabatan itu, tak akan ada lagi praktik pengutipan liar terkait biaya pengurusan administrasi kependudukan,” tegasnya.




Selain itu, Paslon REDI mendapat dukungan dari sekira 4000 warga Sunda yang berada di Kota Medan. Dukungan itu diwujudkan dalam deklarasi Paguyuban Wargi Sunda (PWS) di Posko Perubahan REDI Jalan Gajah Mada Medan, yang dilanjutkan dengan penyematan blankon dan pemberian seragam kepada Ramadhan Pohan.

Dalam kata sambutannya, Ketua PWS Sumut Jejen Kusmawan ST didampingi Sekjen Drs Agus Mulyana mengatakan, deklarasi itu sekaligus merupakan kebulatan tekad pihaknya mendukung REDI menjadi wali kota dan wakil wali kota Medan.

“Harapan kami pemerintah nantinya lebih memperhatikan komunitas suku dan budaya yang ada di Kota Medan,” ungkap Jejen.

Menanggapi harapan itu, Ramadhan Pohan mengaku, pihaknya akan berusaha membangun Kota Medan dengan memberdayakan investor, sehingga dana APBD kota dapat diberdayakan untuk mewujudkan harapan sejumlah komunitas suku dan budaya yang ada di Medan.

“Menjadi tugas pemerintah untuk menjaga kerukunan dari keberagaman suku, budaya dan agama yang ada di Kota Medan, untuk selanjutnya dijadikan pendukung percepatan pembangunan Kota Medan,” pungkas Ramadhan. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.