Dokter Ini Keluarkan Lebih Dari Seribu Batu Ginjal Dari Seorang Pasien

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Minati Mondal penderita batu ginjal.
Minati Mondal penderita batu ginjal.

Seorang wanita di India bernama Minati Mondal mengeluhkan kepada dokter bahwa ia merasa perutnya sakit dan asam lambungnya tak juga sembuh walau sudah dua bulan ia menderita.

Tim dokter dari rumah sakit Debdoot Sevayan Hospital kemudian mencari tahu apa penyebap dari sakit yang diderita wanita itu. Setelah menjalani berbagai tes dan ultrasound, dipastikan bahwa Minati terkena batu ginjal, dan mereka juga memberitahukan bahwa batu ginjal Minati bukan yang biasa.




Mereka sama sekali tak menyangka akan menemukan begitu banyak batu ginjal dalam tubuh Minati. Total mereka berhasil mengeluarkan hampir 12.000 butir atau tepatnya 11.950 batu ginjal dari dalam tubuh wanita berumur 51 tahun itu, lewat sebuah prosedur operasi yang berlangsung selama 50 menit.

“Saya sudah menduga batu ginjalnya akan sangat banyak, tapi saya masih terkejut ketika mendapati jumlahnya melebihi 5.000 butir,” kata Dr Makhan Lala Saha, ahli bedah cerna yang menangani Minati seperti dikutip dari The Inquisitr, Senin (30/11/2015).

Sejauh pengetahuannya sebagai ahli bedah cerna, ia tidak pernah menyangka bahwa kantong empedu milik manusia mampu menampung ribuan batu tersebut.

“Asisten saya menghabiskan waktu sampai empat jam untuk menghitung semuanya. Diameternya beragam, ada yang 2 milimeter, ada juga yang 5 milimeter,” imbuh Dr Saha.




Kasus tentang ditemukannya ratusan butir batu dalam tubuh manusia bukan pertama kali ini terjadi. Namun yang ini mungkin akan jadi rekor dunia karena jumlahnya melebihi dari yang lain.

Menariknya, sang dokter juga menduga batu ginjal yang diangkat dari tubuh Minati merupakan rekor dunia. “Dua bulan lalu, saya mengangkat 1.110 batu ginjal dari tubuh seorang gadis, tapi ternyata di tahun 1983, tim dokter dari Inggris juga pernah mengeluarkan 3.110 batu ginjal dari seorang pasien asal Jerman,” paparnya.

Minati tak berada lama di dalam rumah sakit, selepas operasi ia hanya sebentar mendapatkna perawatan dan diperbolehkan untuk kembali ke rumah.

Tak hanya India namun Indonesia juga termasuk ke dalam ‘stone belt’, atau wilayah dengan penduduk yang berisiko tinggi terserang batu ginjal. Selain Indonesia, ada juga India dan negara-negara Asia Selatan, Arab Saudi serta Australia.

Cuaca panas dan iklim di negara-negara tersebut membuat kita memproduksi keringat lebih banyak. Tetapi tidak dibarengin dengan minum cukup air sehingga tubuh mengalami dehidrasi.

Padahal, dehidrasi menyebabkan proses pembuatan urine terganggu. Kurangnya cairan dalam tubuh membuat urine menjadi lebih mudah mengental dan akhirnya mengendap menjadi batu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.