140 Ribu Pelajar Sergai Bisa Nikmati Layanan Literasi Berkualitas

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Perbaungan, Jelasberita.com | Pemerintah Kabupaten Sergai Bedagai (Sergai) bertekad terus bekerja keras memberikan layanan pendidikan terbaik bagi warga. Salah satunya diwujudkan melalui Gerakan Budaya Membaca. Gerakan ini melibatkan pelajar, pemerintah dan masyarakat untuk membiasakan diri membaca setiap hari. Gerakan ini merupakan respon Sergai atas seruan Mendikbud Anies Baswedan untuk menyediakan waktu membaca di sekolah. “Lebih dari 140 ribu pelajar akan bisa menikmati layanan literasi yang berkualitas,” kata Pj. Bupati Sergai Ir. H. Alwi, M.Si saat mendeklarasikan Gerakan Budaya Membaca di Lapangan Replika Sultan Serdang, Perbaungan, Sabtu (28/11).

Pelajar Sergai Bisa Nikmati Layanan Literasi Berkualitas
Resensi. Pelajar tingkat SMA menulis resensi buku dalam deklarasi Gerakan Budaya Membaca di Lapangan Replika Sultan Serdang, Sabtu (28/11). Pemkab Sergai dan USAID PRIORITAS bekerjasam menyediakan layanan pendidikan berkelas dunia dengan meningkatkan budaya membaca.

 Alwi mengatakan keterampilan membaca merupakan pondasi dari kemampuan belajar. Semakin baik keterampilan membaca, maka semakin baik pula prestasi belajar. “Keterampilan literasi hanya bisa ditumbuhkan melalui pembudayaan. Dibutuhkan sebuah gerakan bersama yang melibatkan pemerintah dan masyarakat untuk membiasakan anak membaca terus menerus,” terangnya.




 Kepala Dinas Pendidikan Sergai Drs. Joni Walker Manik, MM mengatakan, pasca deklarasi sebanyak 965 sekolah dan madrasah akan melaksanakan program membaca hening. Dua kali seminggu, seluruh pelajar dan warga sekolah diharuskan membaca buku bersama selama lima belas menit. Selain itu, setiap hari sebelum jam pembelajaran, seluruh sekolah mengwajibkan siswa membaca buku selama lima menit. “Kami juga mendorong terbitnya peraturan bupati untuk mengatur program membaca yang lebih luas. Dengan adanya jam belajar masyarakat nantinya, maka waktu untuk membaca akan semakin banyak,” tambahnya.




 Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) H. Hasban Ritonga mengapresasi Gerakan Budaya Membaca yang dicanangkan Pemkab Sergai. Ia menyebut gerakan ini sebagi program inovatif. “Kami mendorong kabupaten/kota lain di Sumut untuk meniru Serdang Bedagai dalam menggerakan budaya membaca,”terangnya.

 Sedangkan Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sumatera Utara Agus Marwan, mengatakan kemajuan pendidikan di daerah sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan. Dibutukan komitmen dan kerja nyata dari pemimpin daerah untuk terus-menerus menjamin tersedianya layanan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan merupakan pekerjaan yang tidak pernah selesai, sehingga pemerintah dan masyarakat tidak boleh puas dengan pencapaian yang ada. “Banyaknya peserta deklarasi hari ini menunjukkan kepada kita, betapa kepemimpinan di Serdang Bedagai sangat kuat dan didukung masyakarat. Pemkab Sergai benar-benar serius memajukan dunia pendidikan,” tegasnya.

 Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) mencatat kegiatan Deklarasi Gerakan Budaya Membaca di Sergai, sebagai rekor baru di Indonesia. Peserta berhasil menuliskan 10.610 rensensi buku. “Jumlah ini menjadi jumlah rensensi buku terbanyak yang ditulis di Indonesia. Deklarasi ini merupakan salah satu kegiatan yang paling edukatif,” ujar Senior Manager MURI Awan Raharjo. (Dewa)




Leave a Reply

Your email address will not be published.