Tips Mendaki Dikala Musim Hujan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




tips-mendaki-saat-musim-hujan




Mendaki jangan dibuat main-main, karena memiliki resiko yang besar.

Sudah memasuki musim hujan nih, namun hasrat ingin mendaki tetap menggebu dan ingin segera terlampiaskan. Mendaki gunung saat musim hujan sah-sah saja kok asal kamu mampu, ingat ya! Benar-benar mampu, kalau jempol kaki keseleo kamu harus membatalkan niat mendaki di kala hari sedang hujan.

Mendaki itu resikonya besar, apalagi di musim hujan. Di dataran rendah saja hujan sering kali tidak bersahabat, apalagi di dataran tinggi.

Nah, biar pendakianmu tetap aman dan menyenangkan, sebaiknya kamu menyimak tips berikut sebelum memutuskan untuk mendaki gunung di musim hujan.

Persiapkan dirimu lebih matang

Kamu sering melakukan pendakian? Kali ini cobalah persiapkan segalanya dua kali lipat lebih matang seperti kesiapan fisik, mental, perlengkapan hingga logistik.yang paling dasar adalah jaga kesehatan, banyak minum air putih dan konsumsi vitamin C agar daya tahan tubuh meningkat. Dengan tubuh yang prima kamu dianggap mampu untuk mendaki.




Pilih gunung yang jalur treknya singkat

Mengapa? Sebab, jika musim hujan Berkemah di gunung saat curah hujan sedang tinggi akan terasa tidak nyaman. Apalagi jika banyak perlengkapanmu yang basah, tubuhmu akan rentan terkena hipotermia.

Pilihlah gunung yang jalur pendakiannya tidak terlalu panjang, dengan akumulasi jarak pergi dan pulang tak lebih dari 15 Km. Kamu bisa memulai pendakian pagi-pagi dan pulang sebelum sore.

Ketahui dulu jalur yang akan kamu lalui

Mempelajari jalur terlebih dahulu sebelum mendaki adalah hal yang penting. Ketahui resiko apa saja yang akan menghadang karena apabila musim hujan maka resiko yang akan dihadapi akan meningkat untuk itu persiapan matang dibutuhkan.

Bertanyalah pada teman-teman yang sudah pernah mendatangi gunung yang akan kamu tuju, konsultasikan padanya bagaimana trek yang akan dilalui dan resiko yang menghadang nanti.

Pantau cuaca melalui BMKG

Yang namanya cuaca itu memang sulit diprediksi tetapi tidak ada salahnya untuk selalu update tentang cuaca yang akan kamu hadapi sehari sebelum atau bahkan sejam sebelum melakukan pendakian.

Bawa barang-barang yang penting dan tepat saja

Bawaan yang berlebih bisa berbahaya, tidak perlu membawa segala tek-tok kebutuhan foto yang memberatkan dan bawa pakaian secukupnya sehingga tas yang kamu bawa tidak terlalu berat dan jalanmu tidak akan begitu sulit.

packing barang-barangmu dengan kantong kedap air atau trash bag

Saat ini sudah banyak peralatan outdoor yang menggunakan bahan kedap air tetapi air hujan tetap merembes melalui resleting atau jahitan. Makanya, selain melapisi bagian luar dengan rain cover, kamu juga perlu melapisi bagian dalam dengan kantong kedap air atau trash bag untuk menghindari air merembes masuk dan membasahi isi tasmu.

Jaket hujan bawa saja

Poncho atau kita kenal dengan jas hujan sangat praktis arena tinggal dikenakan dan tangan kita bebas untuk melakukan hal lain, semisal kita diharuskan melalui jalur dengan merayap maka tangan bebas menggapai akar dan ranting bukannya malah kesusahan karena memegang payung.

Dampingi jas hujan dengan topi boonie hat, agar wajah terlidungi dari guyuran hujan yang tidak bisa ditangkis dengan jas hujan.

Tinggalkan sandal dan pilih sepatu boots

Sandal akan menjadi licin jika melewati jalur yang becek dan kaki akan mudah terperangkap dalam belitan lumpur. Agar lebih mudah dalam bermanuver hendaknya pilih sepatu boots yang kedap air sehingga kaki lebih mudah melangkah dan terlindungi.

Trekking pole bisa menjadi tambahan yang sangat berguna

Jangan meremehkan peran trekking pole. Di jalur curam dan licin, keberadaannya akan sangat membantu kamu untuk menjaga keseimbangan, sehingga kamu tak mudah tergelincir. Jika tidak memiliki trekking pole, kamu juga bisa memanfaatkan dahan pohon yang patah untuk membantumu melangkah.

Musim hujan sebaiknya bawa kainplas chamois

Kain jenis ini sangat mudah dalam menyerap air, sebaiknya tinggalkan handuk di rumah dan bawalah kain jenis ini karena ia multifungsi saat baju kebasahan menggunakan kain ini untuk menyerap air dari baju tersebut juga bisa.

Pulanglah jika memang tidak bisa melanjutkan perjalanan

Mendaki adalah soal menaklukkan ego. Terkadang, ego membuat kitaingin terus mendaki ke puncak meski keselamatan jadi taruhannya. Inilah saatnya kamu menaklukkan dirimu sendiri.

Jika cuaca memang tidak memungkinkan untukmu mencapai puncak, tak perlulah memaksakan diri. Sebab, tujuan utama kita mendaki adalah pulang dengan selamat. Toh, puncak masih bisa didaki lagi lain kali, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published.