Dititip di Rumah Uwaknya, Bocah SD Dicabuli

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Dititip sama Uwaknya selama dua hari libur sekolah, SN (9) putri pasangan Rajali (38)- Lisda Asmidah (33), malah dicabuli oleh Ms (50), Uwaknya, warga Kompleks Veteran Blok A lorong 2 Desa Medan Estate itu. Akibat pencabulan itu, korban sakit demam selama dua minggu.

“Kejadian itu pada Oktober lalu. Saya dipaksa oleh Uwak saya. Saya gak mau. Saya menolak tapi dia terus memaksa saya. Saya dibawa ke kamarnya. Saya bahkan diancam jika menceritakannya ke orangtua saya,” ujar korban usai diperiksa penyidik, Jumat (27/11).







Bocah SD DicabuliTerkuaknya pencabulan itu, setelah korban tak tahan menyembunyikan peristiwa yang menimpanya itu. Korban lalu bercerita kepada Siti Kadijah (13), temannya, lalu Kadijah meneruskannya ke ibunya, Halimah (35). Kaget atas informasi itu, Halimah menanyai korban dan korban mengakuinya.

Halimah yang masih tetangga korban lalu membeberkan kabar mengejutkan itu kepada Rajali, ayah korban, warga Jalan Perhubungan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Lalu Rajali melaporkan hal tersebut ke Polsek Percut Sei Tuan.

Korban didampingi ayahnya, Kadijah dan Halimah lalu dimintai keterangan oleh penyidik di unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polsek Percut Sei Tuan. Korban juga sudah membuat surat visum.

Lismawati dari Unit PPA mengatakan, tersangka terancam dikenai pasal 81 UU No 35 tahun 2015 tentang  Perlindungan Anak dengan pidana minimal 5 tahun penjara maksimal15 tahun dan denda maksimal Rp 5 M. (Dewa)




Leave a Reply

Your email address will not be published.