Sarjana Komunikasi Nyolong Uang Infaq

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Tersangka Maling




Medan, Jelasberita.com | Lulus dengan IPK Cumlaude, tidak menjamin seseorang bisa survive di dunia alumni. HA (31), contohnya. Pria lulusan Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komunikasi (STMIK) di Yogyakarta dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75 ini, bonyok dihajar warga lantaran kepergok mencuri kotak infaq Masjid Taqwa Muhammaddiyah di Jalan Pukat I, Mandala By Pass, kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, Selasa (24/11).




Lelaki yang tinggal di Jalan Selamat Simpang Limun Ujung, Gang Aman, Medan Amplas ini, mengaku nekat mencuri lantaran kepepet uang buat menghidupi kebutuhannya sehari-hari. Selain itu, pelaku juga mengaku sudah lama menganggur, sehingga hidupnya terasa membosankan tanpa uang. Lalu ia nekat memilih jalan pintas.

Terungkapnya aksi pencurian tersebut berkat salah seorang jemaah dan pengurus masjid, yang melihat korban masuk ke dalam masjid. Jemaah dan pengurus masjid memergokinya mengambil uang infaq Rp 481 ribu dan mencoba kabur ke Jalan Aksara Medan.

“Gak tau kali aku bang kenapa bisa mencuri, padahal awalnya aku hanya mau shalat Dhuha di masjid itu. Tapi memang aku butuh uang buat makan, soalnya aku nganggur. Aku seperti kerasukan setan. Pas usai shalat, tiba-tiba aku udah nyuri aja dan itu bukan kurencanakan,” ujarnya.




Perwakilan BKM Masjid Taqwa Muhammaddiyah, Anis Piliang (46) warga Jalan pukat I, yang sedang berjualan di Simpang Aksara salah satu yang ikut mengejar pelaku ketika mencoba kabur.

Petugas Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, yang mendengar adanya pelaku pencuri dihajar massa, langsung ke lokasi dan membawa tersangka berikut barang buktinya ke kantor Polsek Percut Sei Tuan. Kapolsek Percut Seituan, Kompol Lesman Zendrato mengatakan, kasus ini sedang ditangani. “Ada maling kotak infaq sudah kita amankan. Sekarang masih diproses ya,” pungkasnya. (Dewa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.