Buaya Ini Diselamatkan Seorang Pria, Lihat yang Dilakukannya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




pocho-with-chita

Buaya adalah hewan buas, bergigi tajam, berkuku tajam dan berbadan besar. Ia juga adalah makhluk yang sanggup memakan makhluk lainnya yang berbadan sama besar dengan dirinya, termasuk manusia. Dengan karakternya yang seperti itu tentu membuat siapa saja menjadi takut setiap kali melihat sosoknya.




Namun lain halnya dengan Pocho, buaya berusia sekitar 40an ini adalah buaya terjinak yang ada di dunia. Kisah mengapa ia menjadi hewan yang jinak terjadi sekitar 20 tahun silam. Saat itu ada manusia bernama Chita menemukan Pocho terbaring di pinggiran sungai dengan lemah dan tak berdaya, ia hampir mati dibunuh oleh pemburu. Chita segera membawanya pulang dan merawat luka-luka Pocho dan juga memberinya makan.

Chita ternyata penyayang binatang, maka menjaga Pocho merupakan kewajiban baginya. Nama Pocho juga adalah pemberian darinya. Ia berharap Pocho merasakan kasih sayangnya, bahwa tidak semua manusia itu jahat.

Saat semua luka Pocho sembuh, Chita membawanya ke sungai untuk dilepaskan lalu ia kembali ke rumah. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati Pocho ternyata sudah berada di halaman belakang rumahnya di esok hari.

Ternyata Pocho kembali ke rumahnya. Saat itu juga Chita berpikir bahwa ia telah menjadi teman baik bagi Pocho.




Persahabatan mereka berjalan selama 20 tahun lamanya. Mereka melewati berbagai macam momen, mereka berenang bersama, bermain bersama di sungai dan berpelukan.

pocho-and-chita

Kabar tenang kedekatan Chita dengan seekor buaya tersebar ke mana-mana, banyak pengunjung wisata yang datang ke tempat Chita, mereka bermain dengan Pocho, yang paling membuat mereka kaget adalah ketika Chita memanggil nama Pocho maka saat itu juga Pocho langsung menghampirinya.

Pocho-meniggal

Namun sebagaimana makhluk hidup yang pasti harus berpulang ke sisi Tuhan, Pocho pun sampai pada saat terakhir hidupnya. Pocho sudah berusia 50 tahun, dan akhirnya ia meninggal. Semua warga di sana memberikan penghormatan terakhir untuknya. Tidak ada yang mengerti rasa sedih yang dirasakan Chita untuk itu ia mmebagikan kisah ini pada semua orang dan ingin mengubah pikiran orang tentang hewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.