Emoji Khusus Untuk Pilkada Persembahan Twitter

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




twitter-pilkada

Sebentar lagi pemilihan kepala daerah atau sering disebut dengan pilkada, serentak akan digelar pada 9 Desember 2015 mendatang di 269 daerah di seluruh Indonesia. Nah untuk menyambut pesta demokrasi tersebut, Twitter Indonesia pun menghadirkan emoji khusus edisi #Pilkada2015  yang sudah bisa kamu gunakan saat ini juga.




Nantinya Setiap tweet yang menggunakan tanda pagar #Pilkada2015 akan otomatis akan muncul emoji jari kelingking dengan tanda tinta seperti orang yang abis nyoblos gitu deh.

“Kami menyadari, bahwa percakapan mengenai #Pilkada2015 akan memuncak bulan ini. Kami berharap tagar dan emoji yang kami rilis hari ini mampu membawa kekuatan nasionalisme dan persatuan antara bangsa Indonesia,” kata Teguh Wicaksono, Partnerships Manager, Twitter Indonesia.

Perilisan tagar dan emoji resmi ini merupakan tahap awal dari dukungan Twitter Indonesia terhadap kegiatan Pilkada Serentak. Dengan harapan bisa memantik respon positif bangsa terhadap pesta demokrasi, sehingga ikut bertindak dan berperan aktif menyukseskannya. Apalagi Twitter merupakan media sosial yang dianggap sebagai salah satu sarana yang efektif untuk menyambut hajatan politik semacam itu.

“Twitter selalu menjadi salah satu platform komunikasi utama bagi masyarakat untuk berinteraksi secara langsung dalam percakapan publik mengenai beragam isu dan peristiwa penting yang sedang terjadi saat itu,” tambah Teguh.




Presiden Jokowi juga telah meresmikan tanggal 9 Desember 2015 menjadi hari libur nasional. Keputusan tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2015 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2015 Sebagai Hari Libur Nasional.

Aturan tersebut diberlakukan guna memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara untuk mberikan hak pilihnya.

Surat tersebut dikeluarkan pada Senin (23/11/2015) kemarin dan diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat hari ini.

“Ini keputusan yang tepat. Kami menghargai. Diharapkan akan memberi waktu yang cukup untuk datang ke TPS, bagi para pemilih khususnya yang bkerja di luar daerah,” tutur Komisioner KPU Pusat, Hadar Nafis Gumay di Kantor KPU, Selasa malam.

Sebelumnya, Hadar menjelaskan, hari pelaksanaan pilkada serentak perlu dijadikan hari libur nasional di seluruh daerah karena aktivitas pilkada yang lintas daerah.

Misalnya, jika seorang penduduk tinggal di daerah yang melakukan pilkada, tapi bekerja di daerah yang tidak menyelenggarakan pilkada. Hadar menilai, orang yang bersangkutan akan kesulitan untuk pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Leave a Reply

Your email address will not be published.