Kenapa Dokter Menggunakan Pakaian Warna Hijau?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




dokter-bedah

Jika kamu memperhatikan banyak dokter yang akan menggunakan baju berbeda saat akan melakukan operasi. Jas putih yang biasa mereka kenakan akan diganti dengan setelan berwarna hijau. Jas putih dan pakaian berwarna putih yang mereka kenakan melambangkan kebersihan.




Lalu kenapa baju saat operasi berbeda dan berwarna hijau? Ternyata warna hijau ini dapat membantu para dokter melihat dengan lebih baik karena dua alasan ini.

Seorang dokter pada awal abad ke-20 beralih menggunakan warna hijau karena ia berpikir bahwa warna hijau akan lebih baik ketika digunakan dan tidak menimbulkan ilusi bayangan ketika harus terus-terusan melihat warna merah darah. Dan pada roda warna, warna hijau adalah warna kebalikan dari warna merah.

Dua alasan ini membuat dokter menggunakan baju berwarna hijau saat operasi.

Pertama

Melihat hijau biru atau bisa menyegarkan visi dokter dari hal-hal merah, termasuk jeroan berdarah pasien selama operasi, dan yang kedua otak menafsirkan warna relatif satu sama lain.




Jika seorang ahli bedah menatap pada sesuatu yang berwarna merah atau merah muda, ia akan menjadi terbiasa dengan warna tersebut sehingga penglihatannya terganggu.

Sinyal merah di otak akan memudar, yang bisa menyulitkan dokter melihat organ dan jaringan tubuh manusia. Sedangkan, jika para ahli bedah melihat sesuatu yang berwarna hijau dari waktu ke waktu, ia dapat membuat matanya lebih sensitif terhadap variasi dalam bentuk warna merah.

Kedua

Ilusi optik ini muncul jika dokter menggeser tatapannya dari jaringan tubuh yang berwarna kemerahan pada sesuatu yang putih. Ilusi optik berwarna hijau dari organ bagian dalam pasien akan muncul pada latar belakang putih tersebut.

Ilusi optik ini terjadi karena putih memiliki semua spektrum warna, termasuk hijau dan merah. Namun, jika para ahli bedah ini melihat pakaian yang berwarna hijau atau biru, dan bukannya putih, ilusi yang mengganggu ini akan berbaur tepat dengan warna pakaian dan tidak akan menjadi gangguan.

Pendapat ini didukung oleh Paola Bressan, peneliti ilusi mata dari University of Padova, Italia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.