Diduga MR X adalah Dokter Relawan Asal Nepal yang Hilang

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Dokter Relawan Asal Nepal yang Hilang

Medan, Jelasberita.com | Mayat pria MR X yang ditemukan warga di lahan garapan Jalan H Anif, Percut Seituan, Minggu (22/11) siang memiliki ciri-ciri hampir sama dengan Tej Bikram (36), Dokter relawan asal Nepal yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berjalan pagi seorang diri di sekitaran Hotel City Inn Jalan Sun Yat Sen, Medan Kota.







Ciri-cirinya yaitu memakai baju kaos warna biru bergambar bendera Nepal dan bertubuh kurus serta memakai celana cokelat. Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono mengatakan memang belum bisa memastikan apakah pria yang berada di ruang mayat Rumah Sakit Bhayangkara adalah Bikram.

“Kami belum bisa memastikan pria yang ada di kamar mayat ini adalah Tej Bikram. Masih dalam proses penyelikan tim DVI. Mayat yang ada di kamar mayat ini masih belum memiliki identitas. Mayat ini sebelum ditemukan tewas di tanah garapan, ada seorang warga yang sempat menolongnya,” ujar Aldi, Senin (23/11) saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Saat dilaporkan hilang, diketahui Bikram tidak bisa berbahasa Indonesia dan tidak fasih berbahasa Inggris. Celakanya, saat keluar hotel, ia diketahui tidak membawa paspor. Hingga Minggu malam, belum diketahui kabar keberadaannya.

Informasi menghilangnya Bikram bermula dari sebuah status di Facebook. Dalam jejaring sosial tersebut, salah seorang simpatisan bernama Mafa Yulie Ramadhani mengumumkan, jika ada yang melihat Tej Bikram bisa segera menghubungi Elwi. Yulie mencantumkan nomor ponsel Elwi.




Saat Elwi dihubungi, dia mengaku tengah dimintai keterangan di markas Kodim 0201/BS di Jalan Kejaksaan.

Di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, sejumlah rekan korban, para dokter relawan berkumpul menanti kepastian nasib Bikram. Wakapolda Sumut Brigjen Pol Ilham Salahuddin, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono serta perwira polisi lainnya juga berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polri untuk mengecek dugaan Bikram telah meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, warga yang pertama kali menemukan mayat korban adalah Wulan (22) warga setempat saat sedang keluar rumah untuk pergi ke kedai tak jauh dari rumahnya. Gadis yang bekerja di toko pakaian di Pulo Brayan, Medan Barat ini, pontang-panting berlari setelah melihat pria dewasa terjatuh dan kejang-kejang di dekat jembatan rumahnya.

“Aku taunya sewaktu mau pergi ke kedai yang gak jauh dari rumah untuk beli sesuatu. Pas sampai di jembatan parit itu, kulihat korban masih hidup, tapi dia tiba-tiba jatuh dan kejang-kejang. Kurasa overdosi dia,” kata Wulan. (Dewa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.