Tega, Ayah Ini Siksa Bayinya Karena Dianggap Bawa Sial

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




dianggap-pembawa-sial-bayi-tiga-bulan-disiksa

Seorang ayah merupakan pemimpin dalam keluarg, tempat anak dan istrinya berlindung. Sikap seorang ayah haruslah memberikan contoh teladan bagi keluarganya. Apapun nanti yang dilakukannya pasti akan ditiru oleh anak-anaknya karena ialah orang yang paling dekat saat anak tumbuh dewasa dan ia menjadi orang pertama yang ditiru kelakuannya oleh sang anak.




Namun apa yang terjadi pada seorang bayi ini sunggung sangat membuat siapa saja miris. Bayi ini disiksa oleh ayahnya sendiri. Malangnya bayi ini ditubuhnya dipenuhi luka cakar dan memar. Bahkan kedua telinga bayi mungil ini lebab akibat berulang kali ditampar oleh sang ayah.

Sang ibu, Epon Nani Nurhayati mengatakan, suaminya yang selama ini berprofesi sebagai pedagang asongan merasa dagangannya semakin sepi sejak anaknya tersebut lahir.

“Kalau udah menyiksa, enggak terlihat berdosa. Malah bergaul sama tetangga, padahal anaknya menangis. Suami saya juga suka berkata kasar sama saya,” tutur Epon.

Epon tidak tahu kenapa suaminya tega berbuat demikian. Sang suami yang bernama Dedi memukul beberapa kali wajah bayinya secara keras. Dengan tangan terkepal dan tamparan, selama ini Epon hanya diam. Dia tidak berani melarang karena takut manjadi sasaran kemarahan Dedi. Beberapa hari yang lalu, Dedi berulang kali memukul tengkuk anaknya, padahal bagian tersebut sangat fatal apabila cidera.




Suami istri ini sebelumnya pernah memiliki anak pada 2006, namun anak tersebut meninggal karena mengalami overdosis saat diberi obat batuk orang dewasa sedangkan sang anak masih berusia 3 bulan. Yang memberikan obat tersebut tak lain tak bukan adalah sang ayah, Dedi. Akibatnya ia dijatuhi hukuman 4 tahun penjara karena dianggap lalai.

Setelah polisi menerima laporan dari Epon bahwa suaminya telah melakukan penganiayaan terhadap anak mereka, polisi langsung memburu Dedi yang ternyata telah melarikan diri saat mengetahui akan ditangkap oleh pihak yang berwajib. Kini Dedi duduk di kursi pesakitan. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Apabila ternyata ia terbukti bersalah maka hukuman yang akan ditimpakan padanya tidaklah main-main. Sementara itu bayi tiga bulan, hasil buah cintanya dengan Epon, langsung melakukan visum. Epon khawatir anaknya akan mengalami hal yang sama kembali maka ia memutuskan untuk menggugat suaminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.