Bagaimana Perasaan Anda Melihat Foto Pengungsi Ini?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




pengungsi-timur-tengah

Kasus pencari suaka adalah masalah kemanusiaan yang sangat rumit. Tidak jauh berbeda dengan nasib para pengungsi di Indonesia, di Eropa pun masalah para pencari suaka ini menjadi masalah negara yang sampai saat ini belum terpecahkan. Nyawa manusia seakan tidak ada artinya dan terlalu mudah melayang. Ironisnya, jumlah para pengungsi korban perang ini tidak hanya berjumlah satu atau dua orang tapi puluhan hingga ratusan ribu orang.




Berbagai cara mereka lakukan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, mulai dari berpindah tempat, mempertahankan tempat tingal mereka dari pemerintah yang semena-mena hingga harus menyeberangi lautan dengan perahu yang sempit hanya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Sebelumya telah beredar menjadi viral seorang anak 3 tahun yang ditemukan terdampar di pinggir pantai dengan keadaan tak bernyawa. Ia menjadi salah satu korban tenggelamnya perahu yang ia tumpangi bersama dua ratus orang lainnya untuk menyeberang ke eropa dan mengharapkan mendapat kehidupan yang lebih baik jauh dari peperangan dan propaganda.

Hal yang sama juga baru-baru ini ditemukan pada sebuah pemandangan yang menyedihkan berhasil tertangkap kamera ketika seorang anak kecil asal Pakistan mencoba menenangkan ayahnya yang menangis. Adegan yang dipotret oleh Georgi Licovski ini memperlihatkan sang ayah yang menangis sambil memegang makanan.

Sementara sang anaknya yang berada di depannya, mengulurkan tangan lalu memegang kepala ayahnya. Ini adalah salah satu pemandangan yang terjadi menyusul aksi protes yang dilakukan warga Pakistan di Gevegelija, perbatasan antara Yunani dan Macedonia.

Aksi protes ini terjadi akibat dari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Macedonia yang mulai memberlakukan aturan baru mengenai pengungsi asal Timur Tengah. Mereka kini hanya memperbolehkan pengungsi asal Suriah, Irak dan Afganistan saja yang diperbolehkan masuk ke wilayah mereka. sementara pengungsi dari Pakistan dilarang untuk memasuki wilayah Macedonia.




Pihak Macedonia menyebut Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengurangi jumlah pencari suaka yang menuju ke Uni Eropa. Pemandangan menyedihkan seperti inilah yang lekat dengan para pengungsi korban perang. Umumnya para pengungsi ini mencoba mencari kehidupan yang lebih baik di negara lain.

Sayangnya, sampai saat ini belum ada solusi optimal yang menyenangkan bagi para pengungsi. Semoga masalah kemanusiaan ini tidak menambah rumit kehidupan di atas bumi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.