Terjadi Penyanderaan di Hotel Mali, 27 Orang Tewas

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Terjadi penyerangan di Mali, tewaskan 27 orang.
Terjadi penyerangan di Mali, tewaskan 27 orang.

Terjadi peristiwa penyanderaan di hotel Radisson Blu, Bamako, Mali. Sampai saat ini dilaporkan sudah ada 27 orang korban yang tewas di hotel mewah tersebut. Amerika Serikat mengutuk aksi teror ini dan menegaskan akan terus berperang melawan kelompok ekstrem.

Pihak jaringan hotel Rezidor Hotel Group menyatakan, dua penyerang menyandera 140 tamu dan 30 pegawai hotel. Sumber-sumber keamanan di Mali mengatakan, para penyerang melancarkan aksi penembakan di hotel yang memiliki 190 kamar tamu tersebut.




“Kami Murabitoun, dengan partisipasi dari saudara-saudara kamiĀ  Al-Qaeda in the Islam Maghreb (AQIM), menyatakan operasi penyanderaan di Radisson Hotel,” kata seorang pria dalam rekaman audio yang disiarkan oleh televisi Al-Jazeera sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (21/11/2015).

Kelompok Al Murabitoun didirikan pada 2013 dibawah kepemimpinan militan Aljazair bernama Mokhtar Belmokhtar. Mereka mengenalkan diri pada dunia sebagai bagian dari Al-Qaeda di wilayah Afrika Barat.

Sebelumnya, dugaan bahwa militan pimpinan Belmokhtar berada di balik penyanderaan tersebut telah diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Prancis, Jean-Yves Le Drian. Dia mungkin ada di balik serangan ini, meskipun kita belum meyakini akan hal itu,” ujar Le Drian dalam tayangan televisi TF1 seperti dikutip dari kantor berita AFP.

Sekjen PBB Ban Ki-moon juga telah mengutuk keras penyanderaan di hotel mewah Radisson Blu di Bamako. Dia menyebut aksi kekerasan itu bertujuan untuk menghancurkan perdamaian negara tersebut.




Minggu lalu, Prancis juga mengalami penyerangan hampir di seluruh kota Paris, dan yang paling parah terjadi di gedung konser Bataclan. Gedung Bataclan merupakan gedung konser yang saat penyerangan sedang melakukan persiapan untuk acara konser sebuah band metal asal Perancis, Paris. Di gedung tersebut sempat terjadi penyanderaan terhadap warga oleh pelaku penyerangan, dan sedikitnya terdapat 112 korban tewas dari total 153 korban tewas dari seluruh penyerangan yang terjadi di Paris, Perancis.

Menurut keterangan salah satu saksi yang berada di gedung Bataclan, pelaku penyerangan saat itu masuk ke area konser sambil membawa senjata otomatis dan menembaki ke arah penonton tanpa henti selama 10 hingga 15 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.