Warga Desak Kepling Pasar 8 Merah Timur Dicopot

Medan, Jelasberita.com | Puluhan warga berdemo ke kantor lurah Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Jumat (20/11). Warga mendesak agar Kepala Lingkungan 8, Irma dicopot dengan alasan, pengangkatan Irma bukan melalui jalur musyawarah melainkan sepihak dan ada indikasi gratifikasi (suap).




Warga menuding pihak kelurahan telalu memaksakan mengangkat Irma tanpa sepengatuan warga. Atas pengangkatan itu, sebelumnya warga telah mengumpulkan ratusan tanda tangan sebagai bukti penolakan atas pengangkatan Irma. Namun hal itu tak digubris lurah, sehingga warga kembali berdemo. Warga menuding pengangkatan Irma sebagai kepling, terindikasi titipan dari kepala lingkungan sebelumnya (orangtua Irma).




“Copot Irma, copot Irma dari jabatan kepling 8. Kami kak kenal Irma. Lurah harus segera tuntaskan masalah kepling 8 dengan bijaksana. Segera adakan musyawarah bersama,” ungkap teriak warga.




Kocuk, salah seorang warga lingkungan 8 yang ikut demo ke kantor lurah, mengatakan, ia heran, kenapa pengangkatan Irma tanpa melalui musyawarah bersama  masyarakat. Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani warga, butir penolakan itu berbunyi, Irma diangkat sebagai kepala lingkungan, tidak melalui musyawarah bersama masyarakat.

Di samping itu, Irma yang diangkat lurah, dinilai kurang bermasyarakat dengan warga, dan kinerjanya sangat diragukan. Surat pernyataan sikap warga masyarakat yang menolak Irma, sambung Kocuk, telah ditembuskan ke walikota Medan, DPRD Medan, tokoh masyarakat Kota Medan Dzulmi Eldin, camat dan lurah Pasar Merah Timur, serta instansi lainnya.

Warga minta, pengangkatan kepala lingkungan 8 kelurahan pasar merah timur, di tinjau kembali demi kenyamanan dan ketentraman masyarakat, agar tidak  terkotak – kotak.

Sebelumnya Lurah Pasar Merah Timur Kecamatan Medan Area, Dartaswin  saat di konfirmasi Wartawan, terkait masalah ini mengatakan, pengangkatan Kepling tidak terlepas dari rekomendasi camat. “Kami sudah ajukan dua calon, pertama, Irma Abriani Lubis (anak kepling lama) dan yang kedua, Tegu Satria (Ketua Remaja Masjid). Meski usia Tegu sudah 25 tahun, yang memang sudah memenuhi syarat, namun camat merekomendasikan Irma,” ujarnya.

Namun, saat warga masyarakat demo ke kantor lurah Pasar Merah Timur, pada jumat (20/11), Lurah Dartaswin tidak berada di kantornya. Salah seorang stafnya, Dewi, mengatakan lurah lagi keluar. (Dewa)




 




Leave a Reply

Your email address will not be published.