‘Saras 008 selingkuhan Spiderman’ dan ‘Ibu Boleh Jadi PSK’ Masuk LKS SD Ini

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Buku Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berisi kalimat tidak pantas untuk anak-anak.
Buku Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berisi kalimat tidak pantas untuk anak-anak.

Sekolah Dasar (SD) di Malang minggu lalu digegerkan oleh Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berisi tentang tokoh pahlawan imajinasi Indonesia yaitu Saras 008 yang menyebutkan Saras adalah selingkuhan dari tokoh pahlawan imajinasi Spiderman. Tak hanya berhenti di situ, LKS ini juga menyebutkan seorang ibu yang menjadi pelacur.

Makna kalimat tersebut muncul di dalam LKS kelas 5 Tematik 5 pada pembahasan tentang menghargai pahlawan serta tentang macam-macam tanggung jawab. Lembaran yang berisi tajuk Pahlawan pada alinea pertama menyebutkan bahwa seorang pahlawan tak harus berjubah layaknya Superman ataupun Batman.




Selanjutnya di alenia kedua baris ketiga tertulis kalimat turunan yang berbunyi “Akan tetapi, walaupun tidak mengharapkan imbalan, mereka mempunyai keinginan dan tujuan yang mulia. Sebagai contoh, Saras 008 (superhero wanita, selingkuhannya Spiderman) menolong orang dari penjahat.”

Sepertinya penyusun buku tersebut tidak paham dengan tokoh Saras 008. Perlu diketahui bahwa Saras merupakan tokoh pahlawan dalam sinetron televisi anak-anak yang pernah disiarkan di televisi nasional. hal yang paling aneh adalah tidak ada korelasi dalam hubungan kedua tokoh yang digunakan.

Hal ini menunjukkan betapa kacau penyusunan LKS yang biaya produksinya menggunakan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Lagi pula tidak ada hubungannya antara Saras 008 dengan Spiderman.

Dalam pembahasan mengenai pelajaran tanggung jawab terdapat tiga bentuk tanggung jawab yang tercantum. Yaitu tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa negara. Kesemuanya menggunakan contoh penerapan dalam kehidupan, namun yang menjadi kontroversial adalah pada poin kedua, yakni tanggung jawab terhadap  keluarga. Dalam contoh ini, seakan seorang ibu boleh menjadi pelacur demi bertanggung jawab terhadap keluarga.




“Contoh: Seorang ibu hidup dengan tiga anak, karena suaminya meninggal dia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya, walaupun harus menjadi pelacur sekali pun, karena demi memberikan kehidupan dan bertanggung jawab atas ketiga anaknya,” demikian kalimat lengkapnya.

Kepala sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani kota Malang, Mutini angkat bicara. Ia mengatakan bahwa LKS yang berfungsi sebagai buku kerja pendamping bagi siswanya ini mereka terima sekitar dua minggu lalu. LKS tersebut menjadi buku wajib bagi semua sekolah di Kota Malang.

Pemerintah Kota Malang berencana akan memanggil penyusun dan penerbit LKS yang berisi kalimat tidak pantas tersebut. Pihak penyusun dan penerbit harus bertanggung jawab atas kelalaian yang mereka lakukan.

Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku kaget dengan munculnya kalimat yang seolah-olah seorang ibu boleh menjadi pelacur demi tanggung jawab. Sesuai dengan ketentuan, pihaknya siap menjatuhkan sanksi.

LKS itu, kata Sutiaji, sangat kontradiktif dengan visi dan visi Kota Malang Bermartabat. Malang sendiri sedang memangkas segala bentuk prostitusi dalam rangka mencetak masyarakat yang bermartabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.