Pertanyaan Interview Tersulit dan Cara Menjawabnya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Image via cnusd.k12.ca.us
Image via cnusd.k12.ca.us

Pertanyaan interview tersulit dapat menyebabkan Anda gagal saat interview. Interview kerja bisa jadi salah satu hal yang paling menentukan bagi hidup Anda. Jika tidak mempersiapkan diri sejak awal dan mempelajari kemungkinan pertanyaan interview tersulit yang akan diajukan, akan membuat Anda kesulitan dalam memberikan jawaban yang terbaik. Dengan mengetahui jawaban terbaik dari setiap pertanyaan di sesi interview, maka rasa tertekan Anda saat wawancara akan berkurang dan besar kemungkinan Anda akan diterima.

Dalam wawancara kerja, ada beberapa pertanyaan interview tersulit yang biasa ditanyakan kepada calon pekerja untuk mengisi posisi yang diinginkan. Namun kita sering kali binggung untuk menjawabnya, sehingga jawaban interview anda kurang tepat, meski sebenarnya skill anda sangat mendukung.




Berikut beberapa pertanyaan interview tersulit dan contoh jawaban interview terbaik diambil dari berbagai sumber, yang bisa anda terapkan untuk wawancara kerja:

1. Bisa ceritakan mengenai diri anda.

Berikanlah deskripsi singkat tentang diri Anda, pengalaman kerja maupun latar belakang pendidikan Anda. Usahakan secara singkat saja. Dapat juga menggunakan rumus: Present-Past-Future. Yaitu ceritakan mengenai Anda saat ini, lalu apa yang Anda lakukan di masa lalu, dan apa rencana Anda setelah diterima nantinya.

2. Mengapa perusahaan harus menerima Anda?




Poin ini penting untuk melihat seberapa cocok diri Anda untuk posisi pekerjaan tersebut. Sebutkan secara jujur keunikan diri Anda sesuai dengan posisi yang dibutuhkan yang membuat Anda berbeda dengan pelamar yang lain.

“Jika saya diterima, hal itu akan menjadi kesempatan yang berharga untuk menunjukkan keahlian saya. Apapun tantangannya saat bekerja, saya akan memastikan bahwa saya akan bisa menaklukkannya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.”

3. Apa kelebihan Anda?

“Saya belajar dengan cepat dan bisa bekerja sesuai deadline, serta bekerja dengan baik di dalam team.”

4. Apa kekurangan Anda?

“Saya tidak bisa berkonsentrasi dengan banyak hal pada satu waktu.”

Anda bisa juga mengemukakan kekurangan dalam bentuk kelebihan.

“Kekurangan saya adalah terkadang terlalu ambisius dalam mencapai suatu target”

“Kekurangan saya adalah sangat disiplin dan tepat waktu sehingga terkadang rekan kerja harus menyesuaikan dengan deadline yang saya buat”

“Kelemahan saya diantaranya adalah sering lupa waktu jika sudah presentasi atau menyampaikan keunggulan suatu produk”

5. Mengapa Anda memutuskan resign dari pekerjaan sebelumnya?

Pertanyaan ini digunakan sebagai trik bagi perusahaan untuk mengetahui niat Anda sebenarnya dalam melamar pekerjaan yang baru. Hati-hati jangan sampai mengatakan karena gaji yang terlalu kecil atau bosan dengan rutinitas. Cobalah lebih cerdik memberi jawaban berdasarkan apa yang membuat Anda tertarik bekerja di perusahaan baru. Hal ini akan ‘menyelamatkan’ Anda.

“Saya mencari kesempatan yang lebih baik sekaligus mengembangkan keahlian saya.”

6. Bagaimana latar belakang pendidikan dapat mendukung karir anda?

“Pendidikan saya tidak hanya fokus pada teori saja, tapi juga didukung dengan praktek-praktek yang bisa diterapkan berdasarkan teori-teori tersebut.”

7. Pernahkah Anda mengalami masalah dengan atasan?

Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk melihat seberapa baik Anda dalam menangani suatu masalah dalam pekerjaan.

“Pernah. Seringkali memang perbedaan yang perlu diselesaikan. Saya sadar bahwa konflik dapat saya untuk memahami cara pandang orang lain. Dengan kesabaran dan waktu, saya akan mendengar cara pandang mereka dan mengajukan solusi yang menguntungkan untuk kedua belah pihak.”

8. Apa yang Anda pikirkan tentang diri Anda 5 tahun mendatang?

Pertanyaan ini menjadi kunci untuk mengetahui apakah Anda seorang yang memiliki ambisi besar atau tidak (seorang visioner).

“Selama 5 tahun kedepan saya terus belajar dan tumbuh dalam posisi saya, saya akan melihat diri saya menduduki jabatan senior, saya cukup yakin bahwa dengan bekerja disini akan membuat saya termotivasi dan terstimulasi untuk beberapa tahun yang akan datang”

9. Apakah Anda sudah merasa sukses?

“Ya. Saya merasa sukses ketika mengingat kalau saya telah banyak dikelilingi orang-orang baik. Mereka adalah keluarga, sahabat atau kolega yang telah menemani perjalanan hidup saya sampai sejauh ini.”

10. Berapa gaji yang Anda harapkan dari perusahaan?

Tetaplah berikan batas minimal gaji yang Anda inginkan. Cobalah untuk tidak menyebutkan jumlah spesifik gaji yang Anda inginkan misal 7.5 juta, namun katakanlah dalam bentuk kisaran seperti antara 5 – 10 juta.

11. Berapa jam Anda biasanya bekerja dalam seminggu, dan mengapa?

“Saya dapat bekerja berjam-jam dengan waktu cukup panjang. Dengan tambahan waktu ini, saya dapat menemukan cara untuk ‘menambah nilai’ pada setiap tugas yang saya kerjakan.”

12. Jika Anda diterima, sampai kapan anda mau bekerja di perusahaan ini?

“Sepanjang saya mampu bekerja dan memberikan yang terbaik secara profesional.”

13. Apakah Anda akan bersedia untuk mulai bekerja dari posisi entry-level lagi?

“Kadang-kadang saya perlu mengambil langkah mundur untuk meningkatkan karir saya dimasa yang akan datang. Dimulai pada peran entry-level akan memungkinkan saya untuk mempelajari bisnis perusahaan dari bawah ke atas.”

14. Apa yang tidak Anda suka dari kolega anda?

“Saya senang bekerja dalam tim. Kalau ada yang membuat saya tidak suka, saya akan menghindarinya, kecuali itu mengganggu saya secara pribadi.”

15. Jelaskan pekerjaan apa yang menjadi impian Anda?

“Ini adalah pekerjaan yang saya impiakan dan itulah sebabnya saya berada disini.”

16. Bagaimana cara Anda bekerja jika berada di bawah tekanan?

“Saya akan tetap tenang. Hal yang akan membantu saya dalam situasi seperti ini adalah kesabaran dan juga kemampuan untuk multi tasking.”

17. Apa yang Anda harapkan dari pekerjaan ini?

“Saya berharap dapat memiliki masa depan yang cerah serta berkembang secara profesional.”

18. Selain di perusahaan kami, di perusahaan mana lagi Anda mengikuti interview?

Jika pertanyaan ini diajukan, Anda tertarik untuk diterima dan interviewer ingin mengetahui “persaingan” untuk mendapatkan anda. Contoh jawaban: “Saya telah melamar di beberapa perusahaan Mobile Phone dimana saya dapat menggunakan keahlian saya untuk menganalisis kebutuhan klien, menemukan solusi bagi masalah teknologi yang mereka hadapi.”

19. Manakah lebih penting untuk menjadi beruntung atau terampil?

“Menurut saya menjadi beruntung lebih penting, meskipun menjadi sangat terampil dapat membantu untuk menciptakan lebih banyak peluang.”

20. Apakah anda hal yang mau ditanyakan?

“Kapan saya dapat mulai bekerja?”

20 jawaban tersebut dapat menjadi inspirasi kamu saat wawancara nanti. Semoga wawancaramu berhasil dan kamu mendapat pekerjaan yang kamu impikan. Kamu juga bisa share pengalaman saat interview dengan komentar di bawah. Siapa tahu itu akan bermanfaat bagi banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.