Marugame Udon & Tempura Raih Sertifikasi Makanan Otentik Jepang Halal Pertama di Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




 

Sertifikasi halal telah diterima oleh Marugame Udon & Tempura.
Sertifikasi halal telah diterima oleh Marugame Udon & Tempura.

Makanan Jepang di Indonesia kini menjadi favorit dan sering dicari dan hingga saat ini telah memiliki banyak penggemar. Sejak hadir di Jakarta, restoran yang menyajikan udon dan aneka tempura menarik banyak penggemar makanan Jepang. Namun masih menyisakan kekhawatiran bagi penggemar makanan Jepang yang Muslim.




 

Sebab, banyak makanan Jepang yang mengolah dan menyajikan makanannya menggunakan bahan-bahan yang dilarang oleh ajaran Islam seperti Mirin, minyak babi, dan daging babi itu sendiri. Namun Marugame Udon & Tempura hadir dengan membawa label halal dari MUI, sehingga penggemar Muslim tak perlu khawatir lagi menyantap makanan ini.

 

Pada minggu lalu, resotran Marugame Udon & Tempura Indonesia secara resmi telah menerima sertifikasi halaldari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Restoran milik PT Sriboga Ratu Raya tersertifikasi sebagai Restoran Otentik Udon Jepang Pertama yang Halal di Indonesia pada 7 Oktober 2015.




 

Dr. Ir. Lukmanul Hakim, M.Si. selaku Direktur LPPOM MUI menyerahkan sertifikat halal pada Presiden Direktur PT Sriboga Ratu Raya, Alwin Arifin bertempat di slah satu outlet Marugame Udon & Tempura Grand Indonesia. Sebagai simbolis oleh Lukmanul Hakim salah satu sudut kaca bagian depan restoran ditempeli logo halal.

 

Alwin Arifin selaku presiden direktur Marugame Udon & Tempura telah menekankan kehalalan pada setiap proses pengolahan masakan di restoran miliknya agar ketika masuk ke Indonesia dapat nyaman dinikmati oleh semua kalangan yang mayoritas adalah Muslim, apalagi Marugame Udon & Tempura berencana untuk mengembangkan usahanya ini ke berbagai daerah di tanah air.

 

“Sebenarnya dari awal kami sudah memakai bahan-bahan halal. Tapi untuk proses sertifikasi memerlukan waktu satu tahun. Kami bangga karena tidak mudah mendapat sertifikat halal MUI,” tutur Alwin Arifin.

 

Sejak kuartal ketiga pada 2013, Hajime Kondoh selaku Technical Consultant Marugame Udon & Tempura Indonesia membentuk tim khusus untuk melakukan proses sertifikasi halal pada produknya.  Selain Quality Assurance, Product Development, Purchasing dan Supply Chain Marugame Udon & Tempura didukung oleh pemasok bahan baku dalam kehalalannya.

 

Sementara itu, Marugame Udon & Tempura hingga kini sudah memiliki 21 outlet di Indonesia. Termasuk di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Balikpapan, Makassar, Pontianak, dan Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.