Layanan Go-Jek Terkendala di Perizinan Medan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Gojek mulai beroperasi di Medan.
Gojek mulai beroperasi di Medan.

Go-Jek melebarkan sayapnya dengan mengekspansi layanannya ke beberapa kota besar di indonesia,  Salah satunya adalah medan terlihat sejak senin (16/11/2015) Para driver Go-Jek mulai tampak lalu lalang di daerah pusat Kota Medan, Seperti Jalan Juanda, Jalan Jamin Ginting dan Jalan Wahid Hasyim.

 




Meskipun saat muncul di medan tidak memasukkan beberapa  fitur terbarunya seperti Go Massage dan Go Glam, Terlihat animo masyarakat mulai tumbuh untuk menggunakan berbagai layanan perusahaan layanan roda dua ini, hal ini dikarenakan layanan ini sudah lebih populer terlebih dahulu melalui pemberitaan mengenai sepak terjang layanan besutan Nadiem Makarim di Ibukota. Go-Jek mengkalim telah merekrut 200 driver untuk menjalankan layanan mereka di salah satu kota metropolitan terbesar di pulau sumatera.

 

Namun bagaimanakah mengenai perizinan gojek di kota medan? Mengingat layanan ini merupakan sebuah usaha yang harus memiliki izin untuk dinikmati oleh masyarakat kota medan pada umumnya. Dikutip dari Tribun News Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, mengatakan masih bingung mengenai kehadiran Go-Jek di Kota Medan. Beliau menilai PT Go-Jek memanfaatkan celah ketiadaan aturan mengenai moda transportasi umum roda dua di dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

 




“Ya, saya mau bilang apa? Apa yang bisa kutindak? Gak bisa kutindak mereka. Permohonan izin aja pun gak ada. Mau izin apa dikasih. Pemberitahuan saja pun tidak ada sama kami,” ujar Renward. Renward menganggap layanan gojek dianggap menyalahi aturan dikarenakan kendaraan plat hitam yang notabenenya merupakan kendaraaan pribadi dilarang mengutip bayaran.

 

Menyambung komentarnya di atas Renward mengatakan untuk menindak Go-Jek haruslah dengan tindakan tangkap tangan saat penerimaan ongkos, dikarenakan hanya ada aturan untuk pengangkutan barang pada transportasi roda dua, Sedangakan untuk pengangkutan penumpang.

 

Namun untuk kedepannya diharapkan agar masalah perizinan ini segera teratasi dikarenakan sudah menyangkut beberapa elemen massyarakat diantaranya para pemesan layanan ojek online dan juga para driver Go-Jek yang juga merupakan masyarakat kota medan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.