Ingat! Jangan Tulis Hal Ini di Sosial Media

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Sosial media Facebook yang sedang digandrungi saat ini.




Sosial media Facebook yang sedang digandrungi saat ini.

Sosial media adalah tempat di mana kita secara sukarela membagi informasi pribadi. Pengguna pun tak segan membagi apapun di tempat ini. Baik foto-foto bersama teman, tanggal lahir, status pernikahan, tempat tinggal, alamat e-mail, hingga nomor telepon.

Lalu, pemikiran paling dangkal adalah, informasi tersebut hanya bisa diakses oleh orang-orang yang menjadi teman melalui Sosial media, itupun hanya sebagian besar yagn dikenal.

Padahal, data pribadi tersebut bisa diakses oleh siapa saja yang bukan teman sosial media dan mungkin berniat tidak baik terhadap kita. Sebaiknya, mulai dari sekarang anda berpikir dua kali untuk membagi hal penting berikut ini ke sosial media.

Nomor Telepon

Menambahkan informasi nomor telepon anda di akun pribadi sama artinya dengan memberitahu seluruh teman Sosial media anda bahwa nomor itulah yang anda gunakan. Tak hanya itu, jika seseorang hanya mengetahui nomor telepon saja maka dengan mudah mengetahui akun Sosial medianya. Peneliti kemanan bernama Reza Moaiandin mengatakan, ia tak butuh nomor telepon spesifik untuk melacak laman Sosial media seseorang.




Hanya dengan tahu beberapa angka akhir pada nomor telepon, Moaiandin bisa memunculkan beberapa kandidat laman Sosial media yang ia tuju.

Alamat Rumah

Dengan menambahkan informasi alamat rumah anda maka sama bahayanya dengan membagi informasi nomor telepon anda kepada publik. Saat memabgi gambar atau konten lain, alamat yang ditambahkan dalam keterangan konten tersebut bisa saja muncul, hal ini tentu mempermudah seseorang untuk melacak alamat pengguna. Jika ada yang berniat menjadi penguntit maka informasi personal yang anda bagikan di Sosial media sungguh sangat membantunya.

Pekerjaan

Anda perlu waspada terhadap informasi ini, lebih baik anda pikir ulang untuk mencantumkan informasi di mana anda bekerja karena apabila ada seorang peretas yang hobi merusak sistem apalagi targetnya adalah kantor tempat anda bekerja maka media sosial akan menjadi ‘kunjungan’ pertamanya mencari informasi.

Status Hubungan

Dengan mudahnya orang membagi informasi membuat kebiasaan ‘stalking’ kian membudaya dan seharusnya para pengguna lebih berhati-hati membagi informasi terkait hubungan. Fitur di Sosial media akan memberitahukan pada siapa saja apabila salah satu penggunanya bergantu status menjadi ‘Single’ contohnya.

Hal ini bisa dimanfaatkan oleh situs-situs kencan online untuk mengumpulkan data tentang anda, karena banyak sekali situs kencan online yang kebanyakan adalah situs berkedok penipuan dengan cara mendekati calon korban melalui bujuk rayu menggunakan akun seseorang yang menarik sehingga calon korban akan memberikan simpati dan secara tidak sadar akan masuk perangkap penipuannya.

Informasi Keuangan

Sosial media adalah layanan gratis, namun jejaring sosial ini masih meminta informasi pembayaran seperti nomor kartu kredit. Sebaiknya pengguna tak memasukkan informasi tersebut. Sekali lagi, peretas bisa saja membobol informasi pembayaran tersebut dan mencuri sejumlah duit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.