Wah, Air Sungai Ini Berwarna Pink

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Air sungai di Brebes, Jawa Tengah ini berwarna pink dan banyak ikan mati mengambang di permukaannya.




Air sungai di Brebes, Jawa Tengah ini berwarna pink dan banyak ikan mati mengambang di permukaannya.

Ada yang aneh di sungai ini, warna airnya tak seperti sungai pada umumnya. Jika kita sering melihat air sungai berwarna biru gelap, hijau gelap, atau cokelat keruh yang paling sering, namun air sungai Kamal di Brebes, Jawa Tengah ini malah berwarna pink atau merah muda.

 

Awalnya warna sungai ini seperti sungai lainnya, berwarna cokelat keruh karena lumpur yang banyak di sungai, namun beberapa waktu belakangan tiba-tiba warnanya berubah menjadi pink. Tentu hal ini membuat warga yang tinggal di sekitar sungai Kamal menjadi terkejut.

 




Setelah perubahan warna yang drastis tiba-tiba di permukaan sungai banyak sekali ikan sungai yang hidup di sungai Kamal mengambang karena sudah mati.

 

Sungai Kamal yang membentang sepanjang 4 kilometer, selama ini telah menjadi sumber pengairan irigasi warga setempat. Namun begitu air sungai berubah menjadi warna pink petani langsung enggan mengairi sawah mereka dengan air sungai tersebut, karena mereka menduga kuat bahwa air sungai Kamal telah tercemar limbah beracun.

 

Banyak jenis ikan yang mati dan hal ini tidak berada di satu titik saja. Namun ikan mati di sepanjang sungai Kamal. Kondisi air sungai yang berubah menjadi warna pink ini juga dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

 

“Memang warga desa sini tidak lagi berani menggunakan air sungai ini untuk keperluan apapun. Baik pertanian ataupun kebutuhan air yang lainya. Selain airnya nggak bersih dan bewarna merah muda, juga miris melihat ikan-ikan disungai banyak yang mati.

 

Kalau waran air sungai yang seperti ini digunakan, selain membahayakan biota sungai, tentu saja juga akan merusak tanaman. Dan yang paling dikhawatirkan berdampak buruk pada manusia. Makanya warga disini nggak berani pakai air Sungai Kamal,” ungkap warga.

 

Tim Kantor lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Brebes langsung menuju sungai Kamal guna memeriksa kondisi air dan mengambil sampel untuk diteliti kualitas airnya menggunakan alat ukur digital Water Tes Kit di lokasi sungai.

 

Alat Water Tes Kit berfungsi sebagai penguji kualitas air apakah tercemar oleh zat kimia dan fisika. Alat Water test kit juga digunakan untuk melakukan pengukuran dengan metode analysis photometer yang dapat menghasilkan pembacaan sesuai reagent yang dipergunakan.

 

KLH sudah melakukan pengukuran kimia seperti timbal, ammonia, PH, sulfat, dan cacing. Hasilnya, semua di bawah nilai amabng batas kecuali cacing. Cacing pun tidak terlalu dominan. Walau sudah melakukan pengujian namun KLH tetap mengirimpak sampel air berwana pink tersebut ke laboratorium di Tegal untuk diuji lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.