Ada Pohon Pisang di Tengah Jalan Sunggal

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Ini pohon pisang yang ditanamkan warga di tengah Jalan Sunggal. Foto : Tribun
Ini pohon pisang yang ditanamkan warga di tengah Jalan Sunggal. Foto : Tribun

Sesaat lalu melewati jalan Sunggal, ada yang menarik mata. Saat itu hujan mengguyur hampir seluruh kota Medan sehingga jalanan lumayan sepi karena banyak pengemudi motor yang berteduh menghindari hujan.

 




Saking fokusnya berjalan agar sampai ke tempat tujuan sesegera mungkin, hampir saja menabrak sesuatu yang menjulang di tengah jalan, kalau saja rem tidak bagus karena sering di-service bisa saja langsung menabrak sesuatu tersebut dan dipastikan kecelakaan tak dapat dihindari.

 

Setelah diperhatikan, sesuatu tersebut sangat mirip dengan pohon pisang, sedikit bingung dan celingukan akhirnya kendaraan dipinggirkan ke bahu jalan. Cuaca masih saja hujan walau tak sederas di awal. Mengapa ada pohon pisang di tengah jalan raya begini?

 




Setelah mendapatkan keterangan dari warga sekitar ternyata pohon tersebut sengaja dicabut dari tanah dan ditanamkan warga di tengah jalan yang terdapat lubang cukup dalam, hal ini sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan tersebut padahal jalan Sunggal adalah salah satu jalan utama di tengah kota Medan.

 

Seorang warga sekitar yang tidak mau disebutkan identitasnya menyebutkan, kalau jalan yang berada di antara jalan Gagak Hitam dan Pasar Sei Sekambing tersebut sudah lama sekali tidak diperbaiki.

 

“Prihatin saya melihatnya. Masa’ di tengah kota masih ada jalan yang hancur seperti itu?” ujarnya.

 

Harapan dari warga tersebut adalah pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan yang berdebu ketika musim kemarau dan becek hingga banjir saat musim hujan tiba.

 

Memang, jalan Sunggal yang membentang dari arah Sei Sekambing hingga ke arah jalan TB Simatupang, setahu tim Jelas Berita sudah hampir lebih dari setahun tak kunjung diperbaiki. Belum lagi akhir tahun 2014 terdapat galian jalan yang sepertinya memasang pipa drainase, namun tidak di-finising dengan baik menggunakan aspal. Prosesnya yang memakan waktu dan badan jalan yang sempit memperparah kondisi jalan Sunggal.

 

Apabila musim hujan datang, maka jalanan akan tertutup oleh genangan air dan lubang-lubang yang menganga akan sulit diketahui letaknya oleh para pengemudi kendaraan. Tak jarang pengemudi terjebak masuk lobang dan mesin pun mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published.