Bagaimana Sih Seseorang Mendapat Gelar Pahlawan Nasional?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Bung Karno sebagai Pahlawan Nasional dan sebagai Presiden Pertama Indonesia.
Bung Karno sebagai Pahlawan Nasional dan sebagai Presiden Pertama Indonesia.

10 November menjadi hari peringatan mengenang jasa-jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia dengan dikenal sebagai Hari pahlawan Nasional. Berbagai kegiatan diadakan dalam mengapresiasi hari peringatan tersebut, banyak dari mereka adalah para remaja dan pemuda-pemudi yang masih mencintai dan menghargai perjuangan dari para pejuang tersebut.

 




Tapi pernahkah kamu berpikir, bagaimana para pejuang kita bisa mendapatkan gelar pahlawan yang diakui oleh negara?

 

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parwansa menjelaskan, sebuah nama yang akan disematkan gelar sebagai Pahlawan Nasional harus diusulkan ke tingkat daerah terlebih dahulu untuk mendapatkan pertimbangan dari Tim Peneliti, pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).

 




“Usulan diberikan oleh TP2GP kabupaten/kota, kemudian diusulkan kembali ke TP2GP provinsi, baru dilanjutkan ke TP2GP pusat. Setelah itu akan dilakukan berbagai macam verifikasi, karena sebagian besar adalah sejarawan dan akademisi,” ucap Menteri Sosial.

 

Setelah verifikasi selesai dilakukan, TP2GP akan menyerahkan nama calon pahlawan tersebut ke Dewan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, yang berwenang memutuskan apakah pantas atau tidak nama tersebut mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Sejauh ini sudah ada 168 Pahlawan Nasional Indonesia.

 

Seperti yang sudah dijelaskan, pemberian gelar ini bersifat dari bawah ke atas, bukan dari atas ke bawah. Maksudnya, masyarakatlah yang mengusulkan nama-nama yang pantas diberi gelar Pahlawan Nasional kemudian akan dibahas oleh TP2GP kabupaten/kota. Syaratnya yang harus dilakukan adalah seminar yang memberikan verifikasi terhadap Pahlawan Nasional yang berjuang melawan Jepang dan Belanda, bagaimana sosok tersebut berkorban demi kemerdekaan negara Indonesia. Setelah seminar telah selesai melalui TP2GP kabupaten/kota, akan diteruskan ke TP2GP provinsi, baru ada seminar nasional, dan setelahnya baru masuk TP2GP pusat, barulah selanjutnya akan diputuskan melalui dewan gelar.

 

Ada kabar baik yang beredar dari pemerintah bahwa peringatan hari Pahlawan tahun ini akan ada lima orang yang dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional. Adalah Bernard Wilhelm Lapian (Sulawesi Utara), Mas Isman (Jawa Timur), Komjen (Pol) Dr. H. Moehammad Jasin (Jawa Timur), I Gusti Ngurah Made Agung (Bali), dan Ki Bagus Hadikusumo (Yogyakarta).

 

Sebagai hadiah, pemerintah akan memberikan bantuan materi kepada para pahlawan tersebut sejumlah 50 juta rupiah setiap tahunnya. Dan bantuan ini akan terus diberikan sampai generasi kedua saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.