Warga Miskin di Medan Mengeluhkan Pemimpinnya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




REDI dan warga Medan

Medan, Jelasberita.com | Berganti walikota Medan, akan tetapi, nasib Yani seorang ibu dua anak, berstatus janda masih kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari, terlebih saat ini banyak harga kebutuhan pokok naik.







“Di saat semua harga kebutuhan pokok naik, saya sangat berharap ada peran pemerintah untuk memperjuangkan rakyat kecil seperti saya,” ujarnya saat ditemui di warung kopi, Jalan Rantang, Kecamatan Medan Barat, Jumat sore (6/11).

Tak hanya Yani, ada juga Edi Saputra (48) yang juga tak merasakan dampak pergantian pemimpin di kota Medan. Edi mengaku begitu kesulitan memperoleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk anaknya. “Saya harus bayar uang sekolah di depan  terlebih dahulu sebelum dapat dana BOS,” ungkapnya.

Bahkan, sambungnya, dana BOS yang diperoleh anaknya tidak sesuai dengan jumlah yang berlaku. “Anak saya hanya mendapat bantuan uang sekolah  Rp 15.000 perbulan. Anak saya di MTs,” bebernya.

Padahal petunjuk teknis Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI untuk 2015, satuan BOS SMA, satu tahun Rp1 juta per siswa. Jumlah itu sangat berbeda dengan yang diperoleh anak Edi Saputra.




“Kami kesulitan mendapat dana BOS. Setelah didesak ke instansinya baru mereka mau mengeluarkan. Kami minta jumlah dana BOS diperjelas dan harus transparan. Kami masyarakat miskin sangat membutuhkan dana BOS untuk pendidikan anak kami,” katanya lagi.

Menyikapi aspirasi warga tersebut, Ramadhan Pohan Calon Wali Kota Medan, Nomor urut 2 menegaskan, segala permasalahan yang ada di Kota Medan, seperti infrastruktur publik, pendidikan dan kesejahteraan merupakan tanggungjawab Wali Kota Medan.

“Kita tidak bisa melihat persoalan ini secara sektoral. Ini tugas intansi pemerintah pusat dan sebagainya. Sederhananya ini adalah tanggungjawab Wali Kota,” sambungnya.

Menurutnya, Wali Kota harus tampil di depan pada masalah warga seperti dana Bos. Walaupun dana BOS adalah program dari pusat tetapi pemerintah daerah ataupun wali kota wajib menyuarakan persoalan rakyatanya. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.