Kecelakaan Lalulintas Pembunuh ke 9 Didunia Setelah HIV, Kanker, Jantung Dan Lainnya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Polisi




Medan, Jelasberita.com | Angka kecelakaan secara nasional masih relatif tinggi. Data dari WHO menunjukan, kecelakaan menduduki peringkat ke 9 pembunuh di dunia, setelah HIV, Kanker, Jantung dan lainnya.‬




‪Demikian disampaikan, Kaorlantas Mabes Polri, Irjen Pol Condro Kirono terkait angka kecelakaan yang masih tinggi di Indonesia. Menurutnya, dalam setahun saja, tercatat sebanyak 28.000 lebih jiwa meninggal dunia akibat kecelakaan.

“Korbannya dari usia produktif mulai dari usia 15 hingga 60 tahun dan ini salah satu pembunuh mematikan,” ujar Kaorlantas dalam pidatonya di Seminar dan Safety Riding, Police Go To Campus yang berlangsung di Digital Library, Unimed, Selasa (3/11) jam 09.00 wib.

‪Dijelaskan Kaorlantas, dipilihnya kampus Unimed sebagai tempat penyelenggara Police Go To Campus, karena Unimed merupakan kampus terbesar di Medan yang memiliki ribuan mahasiswa. “Diharapkan melalui momen ini mahasiswa Unimed dapat menjadi duta dalam menyampaikan masalah pentingnya keselamatan berlalulintas ke tengah masyarakat. Keselamatan merupakan roh yang sangat penting,” ucapnya.‬




Sementara, Kapolda Sumut, Irjen Pol Ngadino melalui Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol I Wayan Sunarta menambahkan, keselamatan itu sangat penting. Maka dari pada itu, dibutuhkan pengetahuan yang ditanamkan sejak dini. Karena korban dari kecelakaan yang rentan dari kalangan usia produktif.‬

‪”Melalui seminar ini kita harapkan para mahasiswa Unimed dapat menjadi pelopor dari mensosialisasi safety riding yang baik kepada sesama pelajar, keluarga hingga ke tengah masyarakat,” kata I Wayan.‬

Ditempat yang sama, Dirut Jasa Raharja Pusat, Budi Setyarso, menjelaskan, bahwa setiap terjadi kecelakaan lalulintas, dapat diurus jasa raharnyan, terkecuali laka lantas tunggal. Dalam pengurusan tersebut, dirinya menyampaikan, jika pengurusuan tidak dipersulit dan mudah.

“Kecuali laka lantas tunggal, dapat diklaim. Kalau ada pengguda jalan yang kecelakaan sendiri tanpa benturan dari pengguna jalan lain, adalah kecelakaan tunggal. Gampang mengurusnya, syaratnya cukup pakai KTP. Kalau meninggal dunia, pakai buku nikah bagi yang sudah menikah,” jelasnya.


‪Sementara Rektor Unimed, Prof Dr Syawal Gultom MPd mengucapkan terimakasih kepada Mabes Polri khususnya Kaorlantas yang telah memilih Unimed dalam program Police Go To Campus.‬

‪”Unimed saat ini memiliki 40.000 mahasiswa-mahasiswi serta akademisi yang tersebar luas di Sumut. Diharapkan mahasiswa Unimed menjadi duta dan teladan dalam berkendara di tengah keluarga dan masyarakat di Medan khususnya Sumut,” ujarnya. (Dewa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.