Kenalan di FB : Gadis ABG Dicabuli

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




tersangka abg




Medan, Jelasberita.com | Rini (15) nama samaran nekat diajak laki-laki ketemyan di tempat sunyi hingga larut malam. Lelaki yang mengajaknya itu ternyata baru beberapa jam dikenalnya lewat media jejaring sosial, Facebook.




Rini lalu diajak ketemuan, digiring ke daerah gelap lalu dicabuli di semak-semak di kawasan, Jalan Haji Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (28/10) jam 11.30 WIB.

Informasi yang dihimpun di kepolisian, Kamis (29/10) malam menyebutkan, terkuaknya aksi pencabulan itu terjadi setelah warga mendengar suara jeritan perempuan, lalu memergoki keduanya sedang berhubungan badan di semak-semak.

Selanjutnya, warga mencari tahu sumber suara, dan mendapati ada sepeda motor yang terparkir namun tanpa pemiliknya. Setelah diperiksa dan disenteri lokasi semak-semak, warga melihat pelaku sedang mencabuli korbannya.




Puas menggebuki pelaku, yang belakangan diketahui berinisial MIS (17) warga Jalan Sehati, kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, warga langsung menyerahkannya ke polisi. Sekalian juga korbannya yakni, Rini, warga Jalan Setiajadi, Kecamatan Medan Timur.

Rini, ABG (Anak Baru Gede) yang hanya tamat sekolah dasar (SD) itu mengaku dicekoki narkoba jenis sabu, sebelum di paksa memuaskan nafsu birahi si pelaku.

“Aku dipaksanya. Katanya hanya jalan-jalan keliling, rupanya dia mengajak ke semak-semak sunyi. Di semak-semak itu, aku juga dipaksa ngisap sabu. Kemudian, aku disuruh dicabulinya. Sempat aku menolak, tapi rambutku dijambak dan aku diseret-seret, sampai semua badanku luka lecet begini,” bebernya sembari menunjukkan luka gores di sekujur tubuhnya.

Rini menceritakan, awal pertemuannya dengan MIS berdasarkan perkenalan teman facebooknya, RD, warga Pasar 3 Datuk Kabu, Percut Sei Tuan, yang ternyata teman baik pelaku, MIS, sekitar 2 Minggu lalu. Dengan dicomblangi RD, pelaku dan korban mulai akrab chatingan di Facebook.

Penasaran komunikasi di dunia maya, keduanya pun sepakat bertemu. Posisi pertemuan pun ditentukan di Jalan Madiosentoso (Mados) tak jauh dari rumah korban. Setelah jumpa, korban diajak berkeliling oleh MIS dengan sepeda motor Suzuki Shogun BK 3499 AAQ milik pelaku.

“Jam setengah delapan aku dijemputnya. Baru diajaknya jalan,” terang korban sembari tertunduk malu.

Namun, niat jahat sudah direncanakan oleh pelaku. Diam-diam, dia bersama temannya, RD sudah mempersiapkan sepaket sabu seharga Rp 100 ribu yang dibeli keduanya dari Jalan Mesjid Taufik Medan.

Tak berapa lama berkeliling, akhirnya, MIS mengarahkan
sepeda motornya ke Jalan Haji Anif dan memilih lokasi sepi dengan penuh semak. Di situ korban diseret masuk ke kawasan lahan garapan. Sebelum mencabuli korbannya, MIS menghisap sabu yang dibelinya.

Sedangkan MIS, sewaktu diwawancarai, mengaku itu bukan pencabulan tetapi suka sama suka. Pria pengangguran yang tak pernah sekolah ini, juga menambahkan, kalau korban sendiri yang meminta sabu dari pelaku dengan barter seks. “Kami lakukan itu atas dasar suka sama suka. Awalnya dia (korban) pun yang menyuruhku beli ekstasi untuk dibuat dugem. Tapi karena uangku pas-pasan, kubelikan sabu. Dia (korban) bilang, sabu ganti seks,” pungkasnya.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Rudi Silaen, membenarkan diamankannya pelaku cabul. Ia juga mengatakan, tersangka dijerat dengan UU tentang perlindungan anak pasal 81. “Masa hukuman 15 tahun penjara,” tegasnya. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.