Pengidap Tumor Dilayani Buruk di RSU Pirngadi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




RSU Pringadi




Medan, Jelasberita.com | Ketua Yayasan Shindo Club Hardiyanto Kenneth mencak-mencak kepada  seorang dokter lantaran Rumah Sakit Pirngadi lambat melayani seorang pasien yang terjangkit tumor.




Kenneth menceritakan pengalamanya saat mendampingi, Rosmawati, pasien BPJS yang mengidap penyakit tumor di bagian perut namun mendapat pelayanan yang lambat di rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan tersebut.

Rosmawati terus mengerang kesakitan berjam-jam, namun tak satupun dari pihak rumah sakit Pirngadi datang menenangkannya. Setelah begitu lama kesakitan akibat serangan tumornya, barulah seorang dokter spesialis datang menjenguk Rosmawati. Namun, bukannya dirawat secepat mungkin, perkataan oknum dokter tersebut malah membuat tersinggung pasien.

Melihat lambatnya penangganan pasien itu. Kenneth sempat meminta dokter tersebut untuk segera merawat Rosmawati. Namun sang dokter malah berkata kasar ke Kenneth. Hal itu memancing emosi Kenneth dan anggota keluarga Rosmawati.




Keributan sempat terjadi antara Kenneth dan oknum dokter tersebut. Cekcok mulut begitu kentara antara dokter dan Kennet dan nyaris baku-pukul. Beruntung pihak Rumah Sakit akhirnya melerai mereka berdua.

“Saya marah juga ke dokter. Komunikasi dokter kepada pasiennya buruk. Harusnya seorang dokter memberikan sebuah solusi kepada pasien dan menjunjung tinggi profesionalitas dan etika profesi dalam bekerja. Apa tunggu keluarga pasien marah dan ribut baru Rumah Sakit Pirngadi cepat merawat pasien,” ungkap Kenneth, Kamis (22/10).

Setelah keributan tersebut. Akhirnya, pihak Rumah Sakiy Pirngadi cepat menangani Rosmawati yang sempat putus asa lantaran beberapa kali ditolak sejumlah rumah sakit di Medan.

“Penangananya lambat, saya sudah kesakitan tapi enggak dirawat juga. Setelah pak Kenneth ribut baru dilayani dengan cepat,” beber Rosmawati.

Atas kejadian itu, Kenneth meminta agar Pj. Walikota Medan Randiman Tarigan dapat memberikan perhatian lebih terhadap pelayanan dokter di Rumah Sakit Pirngadi Medan.

“Semoga calon Wali Kota Medan yang akan memimpin kota Medan ke depan memperhatikan pelayanan para  dokter yang bertugas di Rumah Sakit Pirngadi Medan, Sebab para dokter yang ada di rumah sakit tersebut dibayar dengan uang APBD Kota Medan yang bersumber dari pajak,” pungkas Kenneth. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.