Amankan Penerimaan Pajak 2015, Kanwil DJP se-Sumatera Rakorgab

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




ditjen-pajak
Bukittinggi, Jelasberita.com | Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) se-Sumatera bersinergi guna mengamankan penerimaan pajak 2015. Tujuh Kanwil DJP se-Sumatera (Kanwil DJP Aceh, Kanwil DJP Sumut I, Kanwil DJP Sumut II, Kanwil DJP Sumbar dan Jambi, Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, Kanwil DJP Riau dan Kepri dan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung) hadir dalam rapat koordinasi gabungan (Rakorgab) II 2015 yang juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito.
Rapat dihadiri para pejabat eselon II, dan pejabat eselon III di lingkungan Kanwil DJP se-Sumatera. Rakorgab II Tahun 2015 mengusung tema “Menggalang Sinergi, Memaksimalkan Penerimaan Pajak, Memajukan Bangsa”, di Bukittinggi selama dua hari, Kamis dan Jumat pekan lalu.
Para peserta membahas dan menyepakati berbagai langkah-langkah strategis sebagai panduan pelaksanaan tugas untuk 50 hari kerja kedepan dalam rangka mengamankan penerimaan dan target kepatuhan penyampaian SPT PPh tahun 2015.
Langkah tersebut nantinya dilakukan secara bersama dan berkesinambungan oleh Kanwil DJP Se-Sumatera, di antaranya mengamankan penerimaan rutin dan optimalisasi penggalian potensi perpajakan,mengoptimalisasikan pemanfaatan data baik yang berasal dari internal maupun eksternal, meningkatkan sinergi yang harmonis dengan stakeholder dan wajib pajak (WP), menjalin koordinasi dan sinergi dengan Instansi Penegak Hukum dalam rangka mengamankan penerimaan Negara dan melaksanakan penegakan hukum bagi WP yang tidak kooperatif, serta meningkatkan berbagai kegiatan publikasi perpajakan.
Pramudito dalam pidato penutupan menyampaikan agar WP memanfaatkan program pembinaan wajib pajak 2015 dengan melakukan pengisian SPT dengan benar, lengkap, jelas dan melakukan pembetulan atas SPT yang telah dilaporkan namun belum sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
“Melalui tahun pembinaan WP 2015, pemberian insentif penghapusan sanksi administrasi dimaksudkan sebagai pendorong WP agar membetulkan SPT dan melunasi kekurangan pajaknya. Kepada seluruh masyarakat dan Wajib Pajak, dihimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan ini, sekaligus kami berharap semuanya memberikan dukungan positif dalam pencapaian target penerimaan negara dari pajak,” ujarnya. (rls/ti)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.