Kabut Asap di Pekanbaru Makin Pekat Status Berbahaya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Image via www.potretnews.com
Image via www.potretnews.com

Pekanbaru, Jelasberita.com | Kondisi asap pekat pagi ini di Pekanbaru, jarak pandang di sejumlah kawasan cuma 20 meter. Warga sangat mengeluhkan asap yang tidak kunjung hilang, bahkan begitu buka pintu rumah, asap langsung masuk ke rumah, penjelasan salah seorang warga di Panam.

Pemerintah masih belum bisa memberikan solusi untuk menghilangkan asap, malah asap makin lebat, Untuk melihat rumah yang hanya berjarak 20 meter saja sudah tampak remang-remang.
keluh warga lain.




Kondisi asap pekat ini, tidak terlepas dari kebakaran lahan dan hutan di Riau. Selama dua pekan terakhir muncul sebaran titik api yang cukup luas. Sebaran titik api ada di Kabupaten Kep Meranti dan Pelalawan. Di dua kabupaten ini, sejak sepekan api terus muncul dari satu tempat ke tempat yang lain. Selain itu, kondisi asap makin parah karena kiriman dari kebakaran di Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.

Kabut asap ini seakan-akan “menelan” Kota Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau. Matahari sepanjang pagi hingga petang terhalang asap pekat kekuning-kuningan sehingga langit seperti sedang mendung, dan suasana kota pun mencekam.

Kondisi asap pekat ini membuat kendaraan mobil harus menyalakan lampu sejak siang hari, sementara warga mengeluhkan asap sangat terasa hingga ke dalam rumah. Ada jiga warga yang mengalami iritasi kulit, badan gatal-gatal karena sering berada di luar ruangan saat kabut asap pekat. Kondisi asap pekat di Pekanbaru makin mengkhawatirkan terutama bagi anak-anak yang rentan terkena penyakit.

Beberapa warga berencana mengungsikan anak-anaknya ke Provinsi Sumatera Barat karena di daerah itu asap lebih tipis. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, sebagian besar wilayah Riau diselimuti asap pekat dari kebakaran lahan dan hutan, sehingga membuat jarak pandang menurun drastis. Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin menjelaskan, jarak pandang di Kota Pekanbaru hanya 300 meter, Dumai 300 meter, Kabupaten Pelalawan 200 meter dan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu 200 meter.




Asap kebakaran membuat kondisi udara di Riau dalam status berbahaya, karena rata-rata di atas 500 indeks standar pencemaran udara (ISPU). (Alex).

Leave a Reply

Your email address will not be published.