Ramadhan Bentuk Timsus 24 Jam Perbaiki APK Rusak

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Ramadhan Bentuk Timsus 24 Jam Perbaiki APK Rusak

 Medan, Jelasberita.com | Banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) yang rusak milik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, nomor urut 2, Ramadhan Pohan dan Eddie Kusuma (REDI) membuat Tim pemenangan REDI tidak tinggal diam.







Tak lama setelah mendapat laporan APK yang rusak. Ramadhan segera membentuk Tim Khusus (Timsus) 24 Jam yang bertugas untuk memperbaiki APK yang rusak.

Dengan peralatan perbaikan seperti, palu, salasiban, tali, paku dan lain-lain. Timsus yang dikomandoi Kumar Sahib ini bergerak untuk memantau APK yang dipasang Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami bergerak dari pagi sampai pagi, bertugas sesuai shift. Namanya  Timsus 24 Jam, ya harus kuat fisik. Tugas kami untuk memperbaiki APK yang dirusak orang tidak bertanggungjawab,” ujar Kumar di Posko REDI, Jalan Gajah Mada, Sabtu (17/10).

Tidak hanya kerusakan pada APK saja. APK yang awalnya dipasang KPU juga banyak yang hilang. Untuk APK yang hilang, Timsus 24 jam ini langsung melaporkan ke Center REDI agar diteruskan ke KPU.




Informasi yang diterima, APK berupa Baliho yang rusak berada di Jalan Yos Sudarso, Jamin Ginting dan Jalan Kapten Rahmad Budin. Sedangkan untuk spanduk yang rusak atau hilang terjadi hampir disetiap Kecamatan di Medan.

“APK Yang rusak itu seperti Baliho dan Spanduk yang dipasang di pinggir jalan. Spanduk juga banyak yang hilang. Ada juga yang jahil mencoret-coret spanduk. Kami perbaiki dengan peralatan yang sudah disediakan,” jelasnya.

Saat ditanya wartawan, siapa pelaku perusakan APK tersebut. Kumar enggan menuding pihak lain. Menurutnya, dia bertugas sesuai pesan dari Ramadhan Pohan.

“Kalau dugaan siapa pelakunya pasti ada. Pilkada Medan ini cuma dua paslonnya. Tapi walau demikian, sesuai pesan dari pak Ramadhan, kami tidak boleh membalas tindakan ini. Kami harus berpolitik yang santun dan cerdas,” pungkas Kumar. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.